oleh

Kepala Sekolah SMPN 1 Sindangagung Diduga Alergi Wartawan

KABUPATEN KUNINGAN – Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar. Media ini dan awak media lainnya yang ingin meminta informasi atau konfirmasi ke SMPN 1 Sindangagung Kec. Sindangagung Kab. Kuningan mengenai program pemerintah bantuan buat rehab kelas. Namun sampai saat ini. Hj. Cicih Sutarsih, M.M.Pd belum bisa ditemui dan diduga selalu menghindar( 04/08)

Iyan salah satu anggota PPWI ( Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Kab. Kuningan memberikan komentarnya, berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik. Seharusnya Cicih Sutarsih selaku kepala sekolah bisa menemui pihak LSM atau Wartawan yang membutuhkan informasi mengenai anggaran dari pemerintah untuk sekolah yang dipimpinnya.

Dikatakan Iyan Pers adalah mitra kerja segaligus kontrol sosial mempunyai peran mengawasi pelaksanaan uang negara, menggali informasi untuk kepentingan publik. Seharusnya sebagai kepala sekolah jangan alergi atau menghindar terhadap Pers dan harus transparan dalam memberikan informasi. Karna Cicih Sutarsih selaku kepala sekolah sudah dibayar oleh uang negara berasal dari rakyat untuk melayani rakyat, kalau kepala sekolah selalu menghindar seperti itu jangan sampai diduga adanya syarat KKN.

Iyan menambahkan, anggaran dari pemerintah buat SMPN 1 Sindangagung patut di awasi dari berbagai elemen, baik dari Masyarakat, tokoh masyarakat, pihak Media, LSM dan yang terpenting adalah pihak hukum. Jelas iyan pada media ini. (Team Baraknews)

Komentar

News Feed