oleh

Komunitas Pramuka Peduli Bantu Penderita Busung Lapar

KABUPATEN BIMA,NTB – Tim komunitas pramuka pedululi , melakukan kegiatan perkemahan bhakti perjusami yang diadakan di kecamatan sorombandi kabupaten bima sabtu 16 september 2017 acara tersebut bekerjasama dengan Gugus Depan SMAN 2 Soromandi melakukan kunjungan di lapangan dengan memberikan bantuan kepada adik Muhammad al dzikrin (6 thn) penderita Busung lapar, sabtu (16/09) yang berdomisili di Desa Sai Kecamatan Soromandi.

Adik – adik peserta perkemahan diajak untuk mengenal lebih dalam kondisi sosial kemasyarakatan, mengasah karakter kepedulian dengan mengunjungi salah satu keluarga penderita busung lapar.

“Kami memang akan turun kelapangan melihat realita sosial yang terjadi, kebetulan ada keluarga yang anaknya menderita busung lapar kami menjadikan sebagai pembelajaran untuk saling menolong sesama hidup,” kata Arief Rachman Koordinator Komunitas Pramuka Peduli.

Muhammad al dzikrin (6 thn) penderita Busung lapar

Adik-adik kami ajak untuk merencanakan pemberian bantuan, bagaimana mengejahwantahkan dasa darma untuk saling membantu meringankan beban keluarga. “Intinya kegiatan kunjungan lapangan untuk mengasah karakter kepedulian,” kata Arief

Lagi pula tim komunitas pramuka perduli mengunjungi keluarga yang akan dibantu, melihat kondisi real dilapangan tentang kehidupan sosial kemasyarakatan,

mengajarkan kepada mereka arti memberi dan berbagai “bukan di lihat dari nilainya, tetapi seberapa kuat nilai dan keikhlasan,”

Arief rahman bangga kepada adik-adik yang mampu mengumpulkan uang senilai Rp. 895.000,-

Bantuan diterima langsung oleh Ibu anita orang tua dari penderita busung lapar. Ibu Anita merasa terharu, tampak dipelupuk matanya ,emetes air mata melihat anak-anak seusia Dzikrin yang sudah mau datang mengunjungi rumahnya.

Anita menceritakan, “Alhamdulillah baru kali ini lagi ada yang memberikannya bantuan, setelah Dzikrin berusia 3 tahun lalu cuman dikasih biskuit milna dan setelah itu lewat usia anaknya 5 tahun bukan lagi kewenangan pos yandu,'”cerita Ibu Anita yang juga menderita cacat kakinya diamputasi sejak kecilnya

Secara khusus sambil sesegukan Ibu Anita menyampaikan rasa terima kasiahnya yang mendalam kepada adkk adik yang tergabung dalam komunitas pramuka peduli, “semoga apa yang diberikan oleh adik-adik menjadi berkah buat kami sekeluarga dan menjadk amal perbuatan buat adik adik,” katanya areif rahman. ( Anwar )

 

Komentar

News Feed