oleh

Maraknya tramadol di kabupaten Dompu di duga di pasok dari luar dompu

KABUPATENDOMPU– obat pemabok jenis tramadol yang beredar di sejumlah kios- kios kecil yang ada di kabupaten dompu diduga di pasok diwilayah kabupaten Bima oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ”hasil investigasi dan keterangan dari sejumlah saksi tramadol itu berasal dari kabupaten bima.kemudian di jual dikios kios” tandas kadis kesehatan kabupaten Dompu Gatot Gunawan SKM pada saat wartawa Barak news.com mewawancarai kemarin.
Meski demikian Dinas kesehatan kabupaten dompu mengaku meminimalisir peredaran tramadol di dompu. Menurutnya peredaran tramadol di dompu cukup meresahkan masyarakat oleh sebab itu beberapa waktu lalu pihak Dikes bersama Badan pengawas obat dan makanan (BPOM) menyisir di toko obat dan kios yang ada di dompu.Kita juga menyita tramadol dari tokoh obat dan kios yang menjual barang tramadol red. Kemarin
upaya untuk menyegah penyaluran dan penyalagunaan tramadol secara berkala pihaknya akan melakukan sosialisasi sasaran utamanya adalah sekolah SMP dan SMU.

Kepala Dians Kabupaten Dompu Gatot Gunamawn,SKM
Kepala Dians Kabupaten Dompu Gatot Gunamawn,SKM

Setelah menyuatnya isu penyalagunaan tramadol diakuinya pemasaran obat tersebut semakin diperketat bahkan kata Gatot stok tramadol di seluruh apotik di dompu telah dikosongkan lanjut Gatot ”saat ini apotek sudah tidak di perbolehkan menjual tramadol” sedangkang tramadol yang beredar luas di duga berasal dari luar daerah diperkirakan obat yang berdosis tinggi itu di selundupkan dari kabupaten bima. Menurutnya peredaran tramadol yang bersumber diwilayah dompu sangat minim. Dan yang marak beredar saat ini diperkirakan di selundupkan di luar daerah dompu ujar Gatot.

Obat tramadol yang digandrungikaumremaja
Obat tramadol

Gatot berharap penyalugunaan obat itu dapat dicegah sebab jika di kosumsi terus menerus dengan dosis tinggi dapat merusak jaringan organ tubuh. Obat tramadol ini khusus untuk.pereda bagi pasien pasca operasi akibatnya cukup
berbahaya kalau di gunakan tampa resep dokter dan sangat beresiko ”tutur Gatot” (Mulyadi).

Komentar

News Feed