oleh

Miliki BPJS Waluya,Berobat tidak Dipungut Biaya

KABUPATEN PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran bertekad melayani seluruh lapisan masyarakat terutama yang berkeadaan ekonomi lemah. Satu diantaranya melalui program kartu BPJS Waluya. Pada Jum’at lalu (13/5) bertempat di Islamic Center Pangandaran seluruh stakeholder pemerintah se kabupaten berkumpul mengupas implementasi kartu yang diperuntukan warga miskin.

Kepala Desa Sidomulyo, Sugiono saat ditemui Selasa (17/5) mengatakan, pihaknya diberi total 42 penduduk jatah BPJS Waluya oleh Pemkab Pangandaran. Dilanjutkannya, kartu BPJS Waluya merupakan wajah serupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dia menjelaskan, kartu teranyar itu dibagikan kepada warga yang belum tercover KIS. Maka antara BPJS Waluya dengan KIS fungsinya sama. ” Pada umumnya warga kurang mampu belum merata menerima KIS. Hadirnya BPJS Waluya sangat urgent, ” ucapnya.

Sistem penggunaannya kata Sugiono, agar berobat gratis ke Puskesmas dengan membawa salah satu dari kartu tersebut. “Apabila berobat ke RSUD ya tinggal urus surat rujukan Puskesmas area tempat tinggalnya, ” pungkasnya. (Aziz Muharam)

Komentar

News Feed