oleh

Oknum LSM Lokal Bima Diduga Melakukan Penipuan Dan Pemerasan

KABUPATEN BIMA – pemerintah pusat melalui kementrian kehutanan dan lingkungan hidup mengalokasikan anggaran damka menangguna tanah longsor di kabupaten bima dan kota bima sebesar   Rp .4. Meliar yang di peruntungkan masyarakat kabupaten bima dan kota bima di beberapa desa dan kelurahan  tahun 2017 namun syangnya proyek tersebut di manfaatkan oleh  oknum ketua LSM LPKPP yang  pernah di penjarah satu setengah tahun di rutan kabupaten sumbawa besar dengan  melakukan pemerasan  dan penipuan di salah satu sekolah di SDN 02 marongge kecamatan plampang beberapa tahun yang lalu

Tindakan kejahatan yang di lakukan oleh oknum LSM LPKPP dan LSM Tunas mudah bukan saja kepala desa di kecamatan wawo kabupaten bima yang menjadi korban,

kepala SMP 4 soromandi

Kepala SMP 4 soromandi kabupaten Bima Supratman. Spd  juga menjadi korban memerasan dan penipuan  yang di lakukan oleh oknum LSM tersebut  kejadiannya pada tanggal 27 juli 2017 krogologi nya datang 3 orang  di rumah saya mengunakan mobil avza yang mengaku LSM utusan pusat berinisial AMR, TR,HM  pada saat itu juga oknum LSM meminta saya kesekolah dengan alasan melihat pekerjaan bangunan sekolah saya setelah sampai di ruangan sekolah mereka minta uang Rp.5 juta tetapi saya jawab ketika saya kasih bapak bapak Rp 5 juta lalu bagi mana pekerjaan sekolah saya, pada saat itu saya punya uang Rp 2 juta, di kantung celana, dan  juga saya kasi uang Rp.500. Rubu,  dan saya suruh hitung uangnya, tiba tiba oknum LSM yang berinisial AMR yang merampas di kantung saya dan mereka langsung pulang katanya kepala SMP 4 soromandi

Berbagai modus mereka lakukan di antaranya menjanjikan megawai  perawat di rumah sakit  bima kejadianya  dua bulan yang lalu di  desa bajo pulo kecamatan sape h.rita   jadi korban penipuan yang di lakukan oleh oknum LSM  4 orang di antaran oknum berinisial INT , AMR,TR HM, masing masing beralamat di kota bima sebanyak Rp.8. Juta dan mengatas namakan LSM pusat dan  modus lain mengaku menjemput proyek dari pusat yang sda di kabupaten bima katanya,” H.Rita korban. ( Anwar)

 

Komentar

News Feed