oleh

Pengurus Koperasi Bandara Di duga Pungli

Kabupaten Bima Baraknews.com – Supir taksi bandara M.Salahuddin Bima mempertanyakan pemotongan yang dilakukan oleh pengurus koperasi bandara M.Salahuddin Bima yang dilakukan tiap mengantarkan penumpang tanpa ketentuan yang jelas,dengan tuntutan tersebut pihak bandara melakukan pertemuan dengan supir taksi bandara yang di hadiri oleh Taslim badaruddin SH.MH kepala otoritas bandara M.Salahuddin Bima,Drs Syafruddin Kadis perhubungan Bima,Iptu jainal arifin Kapolsek Bandara Bima serta pengurus koperasi bandara selasa 17 januari 2017 bertempat di aula bandara M.salahuddin Bima

cats

Kepala Bandara M.Salahuddin Bima Taslim badaruddin SH.MH mengatakan tidak ada pemotongan yang dilakukan oleh koperasi bandara diluar ketentuan,dan bagi supir yang keberatan silahkan bentuk koperasi sendiri dan segera ajukan kerja sama dengan pihak bandara,tanggung jawab koperasi cukup besar terhadap supir dan tidak seimbang dengan yang kita setor,dan mengenal tuntutan adanya penambahan satu armada taksi kami akan meninjau kembali,”ujarnya

Kepala Dinas perhubungan Kabupaten Bima Drs Syafruddin menghimbau kepada seluruh supir untuk memakai pakaian seragam sebagai supir bandara agar penumpang bisa mengenal identitas kita,kalau supir tidak pakai seragam nya jangan kasih penumpang karena seragam merupakan ciri khas,dan saya menghimbau kepada bandara untuk segera membuatkan legalitas nya sendiri untuk supir bandara,sedangkan adanya rencana demonstrasi dari mahasiswa di bandara kamis 19 januari 2016 saya jamin tidak akan terealisasi dan insya Allah saya akan lakukan koordinasi secepatnya,”ujarnya

Abdul Mutthalib.SE ketua koperasi KPN Dirgantara M.Salahuddin Bima mengatakan tidak ada pemotongan yang dilakukan oleh koperasi justru supir yang membayar kewajiban nya kepada koperasi sebesar 10 persen satu kali jalan sesuai kesepakatan yang tuangkan di dalam MoU,dan tuntutan mundur saya selaku ketua koperasi bukan hak orang luar silahkan lakukan rapat anggota,” pungkas nya. (Muiz)

Komentar

News Feed