oleh

Penyelenggara MTQ ke – 27 Tingkat Propinsi NTB Berterima Kasih sebagai Tuan Rumah.

KABUPATEN BIMA – Kabupaten Bima menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran ke-27 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2017. Kamis malam perhelatan itu dimulai. Suasana arena utama, halaman persiapan kantor Pemkab Bima meriah. Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, menyatakan rasa bangga dan bahagia seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima terhadap kepercayaan sebagai tuan rumah.“Sungguh tidak sanggup untuk dilukiskan pada malam hari ini,” katanya saat pembukaan MTQ NTB di arena utama.

Diakuinya, meskipun dalam segala keterbatasan, namun berkat semangat kebersamaan dan kegotongroyongan dari seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat, maka penyelenggaraan MTQ XXVI Tingkat Provinsi NTB dapat dilaksanakan.

Dikatakannya, MTQ ini adalah sejarah bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, karena dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bima dengan penempatan kafilah di rumah warga yang tersebar di wilayah Kecamatan Bolo dan Woha. Pemondokan kafilah di rumah warga dimaksudkan agar bisa berbaur dengan masyarakat sekitar dan merasakan denyut kehidupan masyarakat. Menikmati kuliner khas Mbojo dan terjalinnya suasana silaturahim, keakraban, dan kekeluargaan.

Dijelaskannya, pemondokkan kafilah meliputi masing-masing lima kafilah di Kecamatan Bolo dan Kecamatan Woha. Di Bolo penginapan untuk kafilah Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa, Kota Bima, dan kota Mataram. Di Woha disiapkan penginapan untuk Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Bima dan Kabupaten Lombok Barat.

Katanya, jumlah kafilah sebanyak 932 orang, rinciannya peserta sebanyak 519 orang, ofisial dan pelatih 210 orang, Dewan Hakim 79 orang, Pengawas Perhakiman 6 orang, panitera sebanyak 16 orang, panitia provinsi sebanyak 12 orang, pameran dan pawai ta’aruf sebanyak 80 orang dan panitia daerah.

Ada tujuh cabang yang dimusabaqahkan. Yakni Tilawah, Hifzhil, Tafsir, Fahmil, Syarhil, Khatil, dan Musabaqah Makalah Ilmiah Al- Quran.

Cabang Tilawah terdiri dari 6 golongan, yaitu Tartilur Qur’an, Golongan Anak-anak, Remaja, Dewasa, Cacat Netra dan Qira’at Saba’ah. Cabang Hifzil Qur’an terdiri dari 5 golongan, yaitu 1 Juz dan Tilawah, 5 Juz dan Tilawah, 10 Juz dan Tilawah, 20 Juz dan Tilawah, 30 juz dan tilawah.

Cabang Tafsir Qur’an terdiri dari Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Cabang Fahmil Qur’an dilombakan untuk regu putra dan putri yang diikuti 10 Kabupaten/Kota. Cabang Syarhil Qur’an diikuti oleh regu putra dan putri dan Cabang Musabaqah Makalah Ilmiah Alquran putra dan putri.

Cabang Khatil Al Quran terdiri dari golongan naskah putera dan puteri, golongan Hiasan Mushaf Putera dan Puteri, Golongan Dekorasi Putra dan Putri. Golongan Kontemporer Putra dan Putri.

Lokasi kegiatan MTQ yaitu di panggung utama dan tersebar pada delapan titik di Bolo dan Woha. Khusus untuk Panggung Utama untuk golongan anak-anak, remaja, cacat netra, dan dewasa. Kegiatan MTQ akan berlangung hingga tanggal 1 November 2017.

Tema utama MTQ NTB 2017 ini adalah “MTQ Provinsi Menuju Pelestarian Khasanah Budaya Islam Dalam Membangun Generasi Qurani Yang Bermartabat Menuju NTB Gemilang”.

Dijelaskannya, tema ini sejalan dengan ikhtiar kami dalam rangka mewujudkan tatanan masyarakat yang religius sesuai visi RAMAH yang terus diimplementasikan oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima. Satu poin penting dalam pengembangan visi RAMAH adalah membumikan Al-Quran dan membangun generasi Qurani di masa depan. (Tim/Him)

Komentar

News Feed