oleh

Petani Jagung Desa Kiwu Terancam Gagal Panen

KABUPATEN DOMPU – Hampir semua petani jagung di wilayah desa kiwu kec.kilo kab.Dompu NTB saat ini di hadapkan oleh satu masalah yang sangat membingungkan. Bagaimana tidak masyarakat kiwu pada umumnya yang bergantung pada sistim pertanian ladang dan lahan tahun ini akibat dari curah hujan yang tak menentu positif mengalami kerugian yang cukup besar hingga sampai denga 90% di nyatakan gagal panen. para petani di desa kiwu hanya bisa pasrah dan menunggu keajaiban dari tuhan.

Petani dan :ahan Jagung yamng teracam Gagal Panen di desa
Petani dan lahan Jagung yang teracam Gagal Panen di desa kiwu NTB

Kepala Desa kiwu Bapa Husein Abdullah saat di temuin wartawan Barak news.com di kediamannya rabu (27/04/2016.),membenarkan bahwa semua petani jagung sangat merugi. Dari lahan petani yang seluas 4310 HA hnya 10% saja yang bisa menikmati hasilnya itu pun lahan kebun yang menggunakan pompa air bor,”ungkapnya

Kepala Desa kiwu Bapa  Husein Abdullah
Kepala Desa kiwu Kec.Kilo Kab.Dompu NTB Bapak Husein Abdullah

Salah satu petani yang kami temuin suharjo menuturkan kami di sini menanam bibit jagungnya dua kali tanam. Tamam pertama gagal akibat hujan yang tak kunjung turun dan bibit yang kami tanam tidak kinjung tumbuh dan mati semua.lalu kami tanam lagi yang kedua kalinya tumbuh tetapi akibat dari hujan yang turunya jarang tetap aja gak berbuah.

Kepala desa kiwu mencari cara lain utk menanggulangi dan mengurangi beban petani di desanya kepala desa akan berkodinasi dengan pihak terkait di kabupaten. Dan juga akan menyisipkan dana alokasi desa(ADD/DD) sebesar Rp.80 juta Rupiah untuk membeli bibit bawang merah demi membantu para petani di desanya.(Mulia)

Komentar

News Feed