oleh

Polres Bogor Bekerjasama Dengan MUI Kabupaten Bogor Akan Menyelenggarakan DA’I Kamtibmas

KABUPATEN BOGOR – Dengan maraknya fitnah dan hoax yang beredar di masyarakat akhir – akhir ini maka Polres Bogor bekerjasama dengan MUI Kabupaten Bogor akan mengadakan lomba Dakwah yang terbuka untuk umum.

Dengan mengangkat tema ” Strategi Islam Dalam Melawan Fitnah Dan Hoax “, lomba tersebut akan digelar menjadi dua kategori yaitu kategori umum dan kategori anggota Polri, sedangkan untuk perlombaan sendiri dibagi menjadi dua tahap, antara lain tahap penyisihan dan final.

Untuk Peserta pada tahap penyisihan akan diseleksi melalui video dakwah selama 10 menit. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh Anggota Polri adalah Anggota tersebut masih aktif dan persyaratan untuk umum meliputi, pria/wanita Warga Kabupaten Bogor hal itu bisa dibuktikan dengan fotocopy KTP, berusia 17 tahun – 35 tahun, mengisi formulir pendaftaran dimana formulir bisa diambil melalui kantor Polsek setiap Kecamatan atau bisa juga diunduh melalui www.mui-bogor.org.

Untuk 20 orang Peserta (dari dua kategori)  yang lolos akan tampil pada tahap Final yakni tanggal 26 November 2017 yang berlokasi di Polres Bogor.

Banyak hadiah menarik yang ditawarkan dalam perlombaan Dakwah ini antaranya untuk kategori Umum berupa Umroh untuk juara Pertama dan Sepeda Motor untuk peraih Juara kedua dan ketiga, sedangkan untuk kategori Anggota Polri tersedia hadiah berupa Sepeda Motor juara satu dan uang senilai Rp.10.000.000.00 untuk Juara kedua dan Juara ketiga uang tunai sebesar Rp.5.000.000.00. Pembagian hadiah tersebut akan dilakukan bersama dengan acara Ijtima’  2000 Ulama di bulan Desember 2017.

AKP.Ita Puspita Lena S.H Humas Polres Bogor mengatakan kepada Awak Media bahwa, ” Tujuan dari lomba Dakwah ini adalah   untuk menjaring para Dai potensial yang dapat menyampaikan tema – tema toleransi, kerukunan dan anti hoax kepada masyarakat, tersosialisasikannya pesan – pesan toleransi dan anti hoax serta mencegah bahaya konflik yang mengatasnamakan agama dan bahaya berita hoax, selain itu jugq agar terjadinya peningkatan kesadaran masyarakat akan hidup rukun “.

Masih menurut Ita, ” Dalam rangka mencapai tujuan yang dimaksud lomba Dakwah ini lebih menekankan kepada penjaringan Dai – Dai yang dapat mensosialisasikan pesan – pesan toleransi dan anti hoax kepada masyarakat, kita juga dalam penjaringan Peserta lomba akan melibatkan beberapa unsur strategis, seperti Pondok Pesantren (sallafiyah dan modern), Sekolah tingkat SMA dan sederajat, Kampus, Majlis Ta’lim, Ormas Islam, Organisasi Islam serta Masyarakat umum”.ucapnya. (Wie)

 

Komentar

News Feed