oleh

Polres Pandeglang Banten Dirikan 40 Pos Amankan Jalur Mudik

PANDEGLANG – Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan siap menjamin arus mudik lebaran tahun ini di Pandeglang berjalan aman dan lancar. Berbagai persiapan telah dilakukan, hingga mendirikan 40 pos yang terdiri atas 35 pos penjagaan dan pengaturan dan 5 pos pengamanan (popam) mudik lebaran.Selain itu, Polres juga sedang melatih polwan untuk memiliki kemampuan menaiki motor trail atau motor pengurai massa (raimas). Mereka sewaktu-waktu bisa dikerahkan untuk pengamanan. “Sesuai data, sudah kami siapkan sekitar 240 anggota untuk dikerahkan memberikan keamanan mudik lebaran.Bukan saja sisi kenyamanan mudik, anggota juga dituntut mampu mengamankan situasi dari bentuk tindak kejahatan,” kata Ary ,Selasa (21/6/2016).

Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan
Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan

Dia menjelaskan, penempatan pospam lebaran itu mulai dari jalan raya Pandeglang, Mengger, Cikadueun, Labuan hingga perbatasan Carita. Setiap Pospam itu akan dipandu oleh perwira. Sedangkan untuk Posgatur akan ditempatkan di setiap jalur rawan kemacetan yang tersebar di 35 kecamatan.”Mudah-mudahan lebaran tahun ini aman, lancar sesuai yang kita harapkan. Selaku aparat kepolisian, kami membutuhkan peran serta masyarakat untuk menjaga kondusivitas, rasa keamanan saat mudik lebaran,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan pengamanan mudik lebaran, sejumlah polisi wanita (polwan) juga dikerahkan. Mereka akan menempati titik-titik tertentu untuk mengurai massa. Para anggota Polwan itu sudah dilatih maksimal cara menggunakan sepeda motor untuk mengurai massa.
Dengan kemampuan itu, diharapkan personel polwan mampu menjalankan tugas pengamanan mudik lebaran. Pengamanan mudik juga akan dilakukan di beberapa jalur alternatif lebaran, seperti jalan lintas Abri Masuk Desa (AMD) Pandeglang dan Jalan Mandalawangi-Caringin. “Pemudik sebaiknya menghindari jalur macet dan lebih memilih jalur alternatif saat mudik lebaran,” ucapnya.

Selain pengamanan lebaran, Ary juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan bak terbuka saat mudik lebaran. Kendaraan seperti itu bukan saja tidak nyaman, tetapi mengundang kerawanan kecelakaan. (Jep)

Komentar

News Feed