oleh

Polres Ponorogo Siap Amankan Jelang Agenda Dua Perguruan Silat

PONOROGO – Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi, mengatakan tidak membatasi masyarakat Ponorogo atau pandekar silat untuk mengikuti agenda Suronan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) maupun Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (PSHW). “Tetapi kita berharap agendanya dilaksanakan di Kota Ponorogo saja, tidak usah pengerahan massa ke Madiun,” pinta AKBP Suryo Sudarmadi saat memimpin apel gelar pasukan Aman Suro 2017 di depan Paseban Alon-alon Ponorogo, Selasa (19/9/2017).

Menurutnya, Polres Ponorogo  pihaknya akan menerjunkan 500 orang personil menghadapi agenda rutin dari PSHT dan PSHW di wilayah hukum Polres Ponorogo tersebut. Apel Aman Suro 2017 dihadiri oleh Bupati Ponorogo yang diwakili oleh Sekda Agus Pramono, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Slamet Sarjianto, Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi, Kepala Kesbanglinmas Ponorogo Vikson, Danramil Jajaran Kodim 0802/Ponorogo, Kapolsek Jajaran Polres Ponorogo dan Ketua IPSI Kab. Ponorogo Rahmat Taufik, Dansub Pom Ponorogo Lettu CPM Juni Ruriawan dan Ketua PSHT Kabupaten Ponorogo yang diwakili Qomarudin serta Ketua PSHM Winongo  Ponorogo Tri Langen. Juga hadir Ketua FKPSB Kabupaten Ponorogo serta tokoh/sesepuh PSHT Dan PSHW Kabupaten Ponorogo

Dia menjelaskan bahwa dalam bulan Suro dari tahun 2012 sampai dengan 2016 senantiasa diwarnai insiden kekerasan antar perguruan silat sebanyak 23 kasus pengeroyokan maupun pengrusakan simbol perguruan. “Sehingga kegiatan di bulan Suro dapat saja menjadi potensi konflik Horisontal yang bila tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu stabilitas Kamtibmas khususnya diwilayah Kabupaten Ponorogo sebagai kota Santri yang nota bene banyak Pondok Pesantrennya,” tambahnya. (MUH NURCHOLIS)

 

Komentar

News Feed