oleh

Program KIP Belum Tepat Sasaran Di Bima NTB

KABUPATEN BIMA – Pemerintahan Jokowi meluncurkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP),sebagai bentuk perhatian terhadap Pendidikan bagi anak-anak kurang mampu,namun realisasi di lapangan jauh berbeda karena masih banyak masyarakat kurang mampu yang tidak terakomodir dengan program tersebut.

Aisya salah satu masyarakat di Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo yang mengeluhkan, dan mengatakan mengapa KIP yang di bagikan oleh Pemerintah Desa Ntonggu hanya diperuntukan bagi masyarakat yang sudah mendapatkan KKS,KIS serta PKH sementara kami tidak pernah dapat satupun dari sekian program tersebut,dan kami melihat banyak masyarakat menengah ke atas yang menerima dan bahkan satu rumah ada yang dapat sampai 5 kartu,’ ujar Asiyah dan marwan beserta masyarakat yang lainnya,mohon kepada Presiden Jokowi untuk meninjau kembali data yang ada harapnya.

Asiyah dan marwan beserta masyarakatDesa Ntonggu Kecamatan Palibelo
Asiyah dan Marwan beserta masyarakatDesa Ntonggu Kecamatan Palibelo

Rusli alias Linto bagian Kesra Desa Ntonggu di wawancara di tempat yang sama menyayang adanya masyarakat yang menengah Ke-atas justru mendapat kartu tersebut sedangkan masyarakat kurang mampu masih banyak yang tidak di data,dan sata mengharapkan kepada Pemerintah pusat untuk mendata ulang masyarakat yang belum mendapatkan program tersebut,” singkatnya.(Muiz)

Komentar

News Feed