oleh

Risma – Wisnu Komitmen Pimpin Surabaya Sampai 2020 Ini Penjelasannya

Kota Surabaya – Beberapa Pengurus Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P),    Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanti mengatakan, belum ada instruksi dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarni Putri terkait penunjukan Risma untuk maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Hasto mengatakan karena ramai beredar permintaan maaf Risma kepada seluruh warga Surabaya saat menghadiri peluncuran Kangpung KB di RW XII Sidotopo Jaya, Semampir, Kamis (4/8/2016) pagi tadi. Teryata akhirnya diketahui kalau permintaan maaf itu tidak terkait dengan Pilgub DKI. ” Belum ada instruksi, saya tidak tahu minta maaf karena apa,” kata Hasto.

Risma dan Winu Walikota- Wakil Walikota Surabaya
Risma Walikota dan Wisnu  Wakil Walikota Surabaya

Sementara hal senada disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Surabaya, Muhammad Fikser. ” Permohonan maaf itu dalam rangka berakhirnya bulan syawal atau dalam konteks Lebaran, Jadi tidak ada kaitannya dengan Pilkada DKI Jakarta. Mohon jangan dikait kaitkan” jelas Fikser.

Ini adalah pidato lengkap Risma yang dipersepsikan permohonan maaf untuk menuju Pilkada DKI Jakarta. ” Ini hari terakhir terakhir, sudah habis juga syawalnya, saya mohon maaf, sata atas nama pribadi dan keluarga serta mungkin staff aparat 9emerintah Kota Surabaya mulai dari staff keluarahan lurah camat staff kecamatan sampai kepala dinas, kalau ada kesalahan baik disengaja maupun tidak, saya mohon dimaafkan. Terima kasih. Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,” kata Risma dalam sambutannya di Kampung KB, SidotopoJaya, Semampir, Surabaya. (Ais)

 

Komentar

News Feed