oleh

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon,Drs.H.Subhan : Akan Tegur Dinas Kesehatan

KABUPATEN CIREBON – Setelah mengetahui kelalaian di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Talun Kabupaten Cirebon menyalakan genset dipintu masuk, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Drs.H.Subhan akan tegur Dinas Kesehatan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan masyarakat lebih baik.

Meski genset tidak setiap hari digunakan, penempatan genset dipintu masuk tidak benar, harus dipindahkan ke tempat yang tepat, kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Drs.H.Subhan menanggapi pemberitaan media ini via WA Selasa (26/04).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Drs.H.Subhan
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Drs.H.Subhan

“Saya akan tegur Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon agar dapat memberikan pelayanan kesehatan masyarakat lebih baik lagi,” pinta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Drs.H.Subhan.

Seharusnya tiap kantor pelayanan harus mempunyai listrik cadangan (genset). Sehingga ketika ada gangguan aliran listrik dari PLN, maka genset dapat menggulangi, agar pelayanan terus berjalan dengan membuat pasien, katanya.

Apalagi kantor di tempat pelayanan kesehatan (Puskesmas & rumah sakit), tentu genset sangat diperlukan. Untuk itu Dinas Kesehatan bisa memfasilitasi sarana prasarana terus jangan lepas dari pembinaan & pengawasan, tandasnya

Halaman Parkir Di Puskesmas Talun Cirebon tergenang air
Halaman Parkir Di Puskesmas Talun Cirebon tergenang air

Sebelumnya diberitakan puluhan pasien yang hendak berobat merasa tidak nyaman, karena harus terpaksa terlebih dahulu mengisap asap genset & menikmati suara bising dari mesin genset, Senin (25/04)

Salah seorang pasien Neneng warga Kecomberan Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, saat akan berobat dikonfirmasi media ini Senin (25/04) di ruang tunggu mengaku tidak nyaman saat akan dartar berobat.

“Pada saat ikut antrian di loket pendaftaran, semua pasien pengunjung terlebih dahulu menghisap asap genset dan mendengarkan suara bising dari mesin genset,” ungkapnya.

Karena mesin genset dihidupkan tepat disamping pintu masuk. Sehingga ketika pasien pengunjung datang dipaksa mengirup udara asap genset dan saat ada didalam ruang tunggu selain menghisap asapnya juga masuk suara bising mesin genset cukup memekakan telinga, katanya.

“Mbok ya kalau memang kodisi darurat pasang gensetnya jauh dari jangkauan pasein. Kan orang yang akan berobat mempunyai aneka penyakit & ada balita. Jadi jangan sampai tujuannya berobat, justru pulangnya malah tambah sakit,” tandasnya.

Selain itu halaman parkir harus dibenahi & ada pembiaran genang air , sehingga tidak mengganggu kendaraan yang hendak parkir. “Seharus sebelum pasien datang, genangan air bisa dikeringkan (disapu) terlebih dahulu,” papar.

Sementara UPT Puskesmas Talun Kabupaten Cirebon, drg Evi Nilawati ketika dikonfirmasi visa WA Senin (25/04) menyatakan Yada kerusakan jaringan listrik dari tadi malam. Sehingga puskesmas harus menggunakan genset untuk pelayanan.

Pakai genset sebab darurat, karena jaringan listrik mati tadi malam. Sementara kantor UPT Puskesmas Talun tidak ada rumah genset, ” Memang idealnya genset dibelakang kantor, tapi kami belum punya tempat genset agar terlindung dari hujan,” pungkasnya.(Mulbae)

Komentar

News Feed