oleh

Warga Desa Burangkeng Diduga Keracunan limbah B3

KABUPATEN BEKASI – Sabtu,(29/7/17) sekitar pukul 21 : 00 wib warga Desa Burangkeng Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi di kejutkan dengan bau menyengat seperti bau elpiji bocor.

Hal tersebut membuat Warga Desa. Burangkeng merasa panik sebab mereka menduga pipa ada kebocoran pipa gas dekat tempat tinggal mereka. Warga pun bersama-sama mencari sumber bau menyengat itu. Namun sebelum menemukan sumber bau tersebut, beberapa warga khususnya kaum wanita dan anak-anak mengeluh pusing dan mual-mual.

Setelah diselidiki, ternyata bau tidak sedap itu berasal dari limbah kimia cair B3 yang di buang di depan Puskeswan, sekitar 500 meter utama Ds. Buangkeng. Menurut Asep 31, warga Desa Burangkenf, bau tak sedap itu mulai muncul sekitar pukul 19.00. Saat itu, dia bersama warga lain sedang menggelar acara Yasinan di rumah salah temannya. Tapi sebelum acara usai, tiba-tiba ada jamaah yang nyeletuk lantaran menghirup aroma tak sedap seperti bau elpiji / gas bocor.

Celetukan tersebut ditanggapi oleh jamaah lain yang membenarkan bau tersebut. Bahkan makin lama, baunya kian tercium kuat. Asep dan warga akhirnya mencari sumber bau tersebut. Mereka khawatir ada pipa gas elpiji yang bocor di sepanjang jalur pipa gas yang membentang di Desa Burangkeng. “ Kami juga minta ibu-ibu mengecek elpiji di dapurnya masing-masing,” terang Asep.

Dari keterangan beberapa warga Desa Burangkeng mengatakan bahwa yang membuang cairan Limbah B3 tersebut adalah anak dari mantan Kepala Desa Burangkeng. Warga pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Setu. Dan hingga saat ini kasus pembuangan Limbah B3 ini pun masih di tangani oleh pihak kepolisian. ( Deky )

Komentar

News Feed