oleh

Warga SAD dan Petani Demo Tuntut Haknya

Barak News.com.Jambi- PT.Asiatic persada adalah perusahan Kapitalisme yang menyerobot tanah dan menguasai kampung halaman kami” teriak pendemo dari Petani dan Warga Suku Anak Dalam (SAD).

Bukan hal yang asing lagi bagi kita untuk sejarah penyerobotan PT.Asiatic Persada di Desa Bungku Kab. Batang Hari Propinsi Jambi, selain kampung halaman Warga SAD, nyawapun Sudah banyak berjatuhan akibat pembelaan atas hak mereka yang di rampas oleh PT. Asiatic tanpa belas kasihan, Suku Anak Dalam (SAD) Desa Bungku berjumlah hampir Ribuan orang hari ini, Rabu (16/3/2016  melakukan aksi Unjuk Rasa di depan Kantor Gubernur Jambi untuk menuntut Penyelesaian Konflik Agraria agar Pemerintah  membentuk Tim Penyelesaian dan memberlakukan Darurat Agraria.

Demo Warga dan Suku Anak Dalam Ke Kantor Gubernur Jambi Rabu (16/3/2016)
Demo Warga dan Suku Anak Dalam Ke Kantor Gubernur Jambi Rabu (16/3/2016)                                                                                      

Dalam aksi unjuk rasa ini warga SAD mendesak Gubernur Jambi Zumi Zola agar mengembalikan tanah kampung halaman mereka seluas 3.550 Hektar yang terdiri dari 3 Dusun yaitu Dusun Tanah Menang, Dusun Pinang Tinggi, Dusun Padang Salak yang telah di serobot dan di kuasai PT. Asiatic Persada yang mengakibatkan mereka kehilangan lahan garapan dan pemungkiman dan Harus mencabut izin Hak Guna Usaha PT. Asiatic Persada yang mana di dalamnya banyak Praktek Malladministrasi hingga merugikan rakyat dan Negara.

demo2

Aksi massa ini akan terus berlanjut, apabila Pemerintah tidak dapat mengambil Keputusan untuk tindakan akan tuntutan mereka, warga SAD dan Petani akan melakukan Aksi Jalan kaki menuju istana Presiden di Jakarta dengan Massa yang lebih banyak. (Syamsuri)

Komentar

News Feed