oleh

Woow Biaya Parkir Disangkanurip Kuningan Naik Hingga 100 Persen

KABUPATEN KUNINGAN – Tidak seperti biasanya biaya parkir di tempat Taman Rekreasi Sangkanurip Alami Desa Sangkanurip Kec. Cilimus Kab. Kuningan seminggu setelah menjelang hari lebaran biaya parkir masih tetap naik drastis mencapai 100 persen yang tadinya hanya Rp. 5000 Rupiah kinih menjadi 10.000 Rupiah. Samin pengunjung asal kota depok yang didampingi Ana mengeluhkan adanya biaya parkir yang begitu Mencekik, ketika mengunjungi pemandian air panas di area sangkanurip.

Fajar Mantan Ketua LPK Komnas-LKPI ( Lembaga Perlindungan Konsumen Komite Nasional Lembaga Konsumen dan Pengusaha Indonesia) mengatakan, Suatu hal yang wajar ketika menaikan tarip parkir apalagi masih dalam nuasa hari lebaran namun ketika tarip parkir naik sampai 100 persen itu patut dipertanyakan ” berdasarkan aturan yang mana sampai tarip parkir naik hingga 100 persen, apakah menurut Perdanya dibenarkan. ? ” Ucap fajar pada media ini 06/07 Disebutkan Fajar, bahwa dalam klausula baku tidak boleh mencantumkan pernyataan yang berisi pengalihan tanggung jawab dari pelaku usaha. Contoh yang paling sering kita temukan ada pada karcis parkir. Kebanyakan karcis parkir memuat pernyataan bahwa “Segala kehilangan dan kerugian menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan.” Kalau seperti ini, lalu apa gunanya konsumen membayar karcis parkir?

Klausula Baku adalah setiap aturan atau ketentuan dan syarat-syarat yang telah dipersiapkan dan ditetapkan terlebih dahulu secara sepihak oleh pelaku usaha yang dituangkan dalam suatu dokumen dan / atau perjanjian yang mengikat dan wajib dipenuhi oleh konsumen, klausula Baku aturan sepihak yang dicantumkan dalam kuitansi, faktur / bon, perjanjian atau dokumen lainnya dalam transaksi jual beli tidak boleh merugikan konsumen. Undang-Undang No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menetapkan bahwa Klausula Baku yang dituangkan dalam suatu dokumen dan/atau perjanjian dilarang bagi pelaku usaha, apabila dalam pencantumannya mengadung unsur-unsur atau pernyataan sebagai berikut diantaranya

Pengalihan tanggungjawab dari pelaku usaha kepada konsumen; Mengatur perihal pembuktian atas hilangnya kegunaan barang atau pemanfaatan jasa yang dibeli konsumen; Tunduknya konsumen kepada peraturan yang berupa aturan baru, tambahan atau lanjutan dan / atau pengubahan lanjutan yang dibuat secara sepihak oleh pelaku usaha dalam masa konsumen.(Afs)

 

Komentar

News Feed