oleh

Blusukan ala Bupati Sunjaya

Barak News Cirebon Kab- Bupati Cirebon, Drs.H. Sunjaya Purwadisastra, MM, MSi Temui Kelompok Tani & Menyerap Aspirasi Rakyat.Bupati Cirebon, Drs.H. Sunjaya Purwadisastra, MM, MSi rupanya tak kenal hari libur, faktanya Sabtu (5/03) blusukan menemui kelompok Tani dan sekaligus menyerap aspirasi . Kedatangan Bupati Cirebon disambut masyarakat Desa Krandon Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.Blusukan Bupati Cirebon kali ini diawali mendatangi wisata ziarah lingkungan petilasan (Situs) Nyi. Endang Geulis yaitu Situs Sumur Pancuran Mas, Situs Sumur Kahuripan, dan Situs Batu Grobog.

Setibanya di Situs Sumur Pancuran Mas Bupati Cirebon bertawasul (berdo’a) yang dipimpin Juru Kunci didampingi Camat Talun, Dedi Efendi & Kuwu Krandon, Warnawan. Selesai do’a kemudian Bupati Cirebon membasuh muka dengan air Situs Sumur Pancuran Mas dan Situs Sumur Kahuripan,dilanjutkan bersimpuh (bertawasul) dipimpin ustad setempat di depan Situs Batu Grobog Bupati Cirebon berdo’a bersama Camat Talun, Kuwu Krandon & masyarakat setempat. Kemudian menemui Kelompok Tani Serba Guna & warga Desa Krandon.

BUPATI CIREBON

Sanadi Ketua Kelompok Tani Serba Guna Desa Krandon ingin menghidupkan koperasi yang telah lama fakum meski sudah berbadan hukum sejak tahun 2010 lalu, dibangkitkannya koperasi yang “tidur” diharapkan dapat membatu perekonomian masyarakat tani, khususnya anggota koperasi itu sendiri, bilamana koperasi berjalan tentu masyarakat tani dapat terbantu, misalnya petani ingin kredit traktor, pupuk & bibit padi atau benih & peralatan pertanian lainnya bisa melalui koperasi, pintanya.

Bupati Cirebon 2

Selain itu anggota kelompok tani lainnya,Kusnan ingin tidak ada kendala pengairan. Diharapkan adanya irigasi bendungan yang dapat mengairi area pertanian ke wialayah Desa Cirebon Girang & Desa Krandon” tandasnya.

Juga Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikabarkan bertambah besar kiranya bisa nyampe untuk kepentingan kebutuhan para petani, agar pada gilirannya para petani menjadi makmur sejahtera dan dapat membantu mendongkrat swasembada pangan nasional”harapnya

Sementara Bupati Cirebon, Drs.H.Sunjaya Purwadi, MM, MSi menjawab keinginan rakyatnya dapat menyampaikan aspirasinya bisa melalui Kuwu Warnawan. “Nanti Pak Kuwulah sebagai kepanjangan tangan Bupati,adapun untuk kredit, sekarang ini ada program KUR (Kredit Usaha Rakyat). Jadi sementara koperasi masih fakum, masyarakat bisa memanfaatkan program tersebut, pintanya.sedangkan untuk tata gilir air pihaknya berusaha membangun diwilayah kerjanya dengan melakukan kerjasama dengan daerah tetangga, baik untuk wilayah timur, wilayah tengah & wilayah barat Kabupaten Cirebon kelak akan tercukupi pengairan sawah”paparnya

Menurutnya,adanya kucuran ADD yang jumlah cukup signifikan ( 1 M) insya allah dapat dicairkan dalam waktu dekat ini diharapkan dapat membangun desa,namun ADD tersebut belum cukup, untuk itu perlu swadaya masyarakat,artinya antara pemerintahan desa & masyarakat diajak bareng membangun desanya. Pemerintahan Desa yang menyediakan anggaran dan masyarak melakukan swadaya tenaganya,jadi pembangunan didesa dapat segera terwujud apabila antara hubungan pemerintan desa dengan masyarakat berjalan harmonis,”jika ADD cair Saya setuju buat beli mobil siaga,sehingga ada kendaraan operasional desa yang akan membantu kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Selama memimpin Kabupaten Cirebon berupaya membawa perubahan lebih baik.Contohnya salah satu yang sudah dilakukan sekarang calon kuwu gratis, karena dananya dari APBD. Sebelumnya uang dapur dari kantong calon kuwu sendiri,untuk itu mohon do’a agar selama memimpin Kabupaten Cirebon dapat berjalan lancar & masyakatnya makmur sejahtera.,sehingga pada gilirannya dapat melanjutkan pembangunan disemua bidang”harapnya.(Mulbae)

Komentar

News Feed