oleh

Pajak PBB P2 Naik,Pemkab Ciamis beli mobil baru

Barak News.Com.Ciamis – Rakyat Kabupaten Ciamis harus mengeluarkan isi kocek lebih dalam lantaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2-red) naik ratusan persen,kenaikan ini kata Bupati Ciamis H.Iing Syam Aripin untuk meningkatkan Pendapatan Asli daerah serta menaikan nilai ObjekPajak,sehingga harga jual tanah di masinh-masing Kecamatan tinggi sehingga masyarakat Ciamis bisa menjual tanah lebih mahal,namun masyarakat Kabupaten Ciamis menolak kenaikan Pajak PBB P2 yang naiknnya ratusan persen,malah sebaliknya Pemerintah Kabupaten malah sebaliknya  membeli mobil baru sebanyak 22 unit seniali Rp.2 Milyar salah satunya untuk Bupati Ciamis sejenis Mitsubisi Pajero

Mobil dinas

“Apakah ini sebuah pengabdian Pemerintah kabupaten  kepada rakyat Ciamis,Pemerintah belum bisa menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat,itu telihat di setiap desa jalan-jalan rusak parah mengakibatkan kecelakaan serta nyaris merengut korban jiwa ,

Jl smp banjarsari

Pemerintah kabupaten  Ciamis hanya bisa mengikuti tren dalam melaksanakan tugasnya,lihat saja ketika di adakan lomba seperti Adipura,Kepala daerah mempercantik daerahnya dengan membuat taman-taman serta pembangunan yang menghamburkan uang APBD namun hasil dari pekerjaanya belum bisa di nikmati rakyat Ciamis.

Taman

Kenaikan Pajak PBB merupakan ketidamampuan Pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya alam dan potensi lain yang berada di Kabupaten Ciamis,sejak 10 Kecamatan pisah dan membentuk Kabupaten sendiri yaitu Kabupaten Pangandaran maka aset serta potensi lain hilang,namun itu hanya alasan klasik yang hanya bisa di ucapkan anak berusia lima tahun (balita),unsur ketidamampuan pemerinth Ciamis dalam mengelola Potensi sumber PAD dari sektor lain menimbulkan sistim pungutan alias upeti yang dulu pernah di lakukan Belanda ketika menjajah negara Republik Indonesia termasuk Kabupaten Ciamis yang sekarang di lakukan Pemkab Ciamis,padahal masih banyak potensi yang bisa meningkatkan PAD di Kabupaten Ciamis.

Memang sangat di akui Pembangunan di Kabupaten Ciamis sangat Pesat,namun pembangunan itu hanya untuk menghasilkan keuntungan Kelompok maupun golongan,beberapa gedung yang nilai pembangunannya mencapai milyaran telah berdiri seperti Mess Pemda,Mess Atlet,Gedung Kesenian,lapangan tenis indoor serta gedung lainnya lagi,namun keberadaan gedung-gedung tersebut tidaklah bermanfat bagi rakyat Kabupaten Ciamis yang berada di pedesaan,lihat saja ketika terjadi kebakaran di beberapa kecamatan yang jarah tempunya kiloan meter Pemerintah daerah  tidak mampu menyediakan fasilitas penunjang dalam hal pemadaman kebakaran,ini merupakan bahwa Pemerintah daerah Ciamis tidak mampu melayani masyarakat,andai saja uang-uang APBD yang di belikan mobil baru di belikan mobil Pemadam Kebakaran berikut peralatan untuk di tempatkan di setiap kecamatan serta fasilitas publik lainnya maka semua hal-hal yang tidak di inginkan bisa teratasi.

images - Copy

Berbagai Program yang telah di laksanakan Pemkab Ciamis hanya sebuah kepentingan serta pengembalian citra harga diri bukan pengabdian kepada rakyat,motto SELARAS (selalu melayani masyarakat Ciamis ) hanyalah sebuah simbol mengelabuan rakyat Kabupaten Ciamis,banyak lagi pelayanan-pelayanan yang tidak bisa di rasakan oleh rakyat Kabupaten Ciamis,berbagai lembaga di buat oleh Pemerintah daerah Ciamis guna untuk melayani kepada masyarakat kabupaten Ciamis hanya formalitas,sadar atau tidak sadar rakyat kabupaten Ciamis harus menerima ketidakmampuan Pemerintah daerah dalam mensejahterakan baik sandang maupun pangan,rakyat Kabupaten Ciamis harus bisa menerima apa yang di lakukan Pemerintah daerah  yang tak mampu mensejahterakan tapi Cuma bisa mengambur-ngamburkan uang APBD yang merupakan uang rakyat.(red)

Komentar

News Feed