oleh

Proyek pengadaan air bersih di desa remau baku tuo terindikasi KKN

Barak News.Com.Tanjabtim – Air bersih adalah salah satu kebutuhan primer untuk kehidupan, sehingga pemerintah menekankan agar program air bersih dapat terlaksana dengan baik guna mewujudkan indonesia sehat, berdasarkan informasi yang di peroleh dari data pengadaan air bersih dalam program PPIP yang berlokasi di desa Remau Baku Tuo Kec. Sadu Kab. Tanjung jabung timur propinsi jambi dalam pekerjaan pembuatan sumur bor yang di laksanakan pada tahun 2014 dengan pagu anggaran Rp. 250.000.000.(dua ratus lima puluh juta) untuk 2 titik sumur bor itu patut di pertanyakan karna tidak sesuai dengan spesifikasi sehingga tidak dapat di gunakan oleh masyarakat karna tidak selesai.

Hasil Pantauan tim Barak News.Com di lapangan terlihat kondisi pekerjaan sumur bor tersebut tidak selesai dan pastinya tidak berfungsi sesuai peruntukan nya, padahal masyarakat sangat mengharapkan sumur bor tersebut dapat berfungsi guna mencukupi kebutuhan air bersih mengingat mereka dekat dengan pesisir pantai yang air nya asin namun kenyataan lain program pemerintah ini tidak terlaksa terkesan mubajir karna keserakahan pelaksana pekerjaan yang hanya di jadi kan guna meraup pundi-pundi untuk memperkaya diri, yang sangat di sayangkan kenapa hingga saat ini tidak ada tindakan dan upaya dari pemerintah untuk memperbaikinya sesuai dengan fungsi.

IMG_20160227_094339

Hal patut di duga indikasi korupsi padahal sudah jelas satu fisik sumur bor dan bangunan hingga mengalir air di perkirakan paling besar Rp. 50.000.000( lima puluh juta) kita kalikan 2 berarti 100.000.000(seratus juta) artinya kan masih lebih dana nya akan tetapi tidak selesai juga” ujar warga.

Harapan warga kepada pemerintah agar hal ini dapat di tindak lanjuti dan di usut tuntas dugaan penyelewengan dana program PPIP tersebut agar di tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar tidak ada lagi oknum berikutnya yang dapat memanjadikan proyek untuk memperkaya diri.(syam)

Komentar

News Feed