oleh

Festival Pencaksilat, Merupakan Silaturahmi Menjemput Prestasi

Berita Kab. Pandeglang – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pandeglang mengadakan, Festival Pencak Silat tradisional Kabupaten Pandeglang yang diikuti oleh 25 perguruan (Padepokan). Bupati Irna Narulita, menyebut kegiatan itu merupakan ajang silaturahmi untuk menjemput prestasi.

“Dalam pencak silat kekuatan nya tidak hanya fisik, namun batinnya juga yang diasah.” Demikian diungkapkan Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat membuka Festival Pencaksilat IPSI Pandeglang di PKBM Berkah Balai Budaya Menes, Minggu (13/9/2020).

Lanjut Irna, bahwa dirinya sangat bangga kepada IPSI Kabupaten Pandeglang, yang sudah banyak mencetak kader anak muda berbakat dibidang pencak silat. “Alhamdulillah pada Pekan Olah Raga Nasional (PON), ada putra daerah Pandeglang yang mewakili Provinsi Banten.” Pungkasnya.

Ketua IPSI Provinsi Banten Ajat Sudrajat mengatakan, pencak silat warisan budaya bangsa indonesia. Untuk itu kata dia, warisan nenek moyang ini harus dilestarikan dan dijaga. “Kita wajib melestarikan pencaksilat, ini merupakan hasil karya penggiat seni budaya indonesia, dan Pencak silat harus menjadi tuan rumah dinegara sendiri,”ungkapnya.

Ia juga mengatakan, anak indonesia harus bangga dengan pencak silat yang kini sudah diakui oleh dunia. Bahkan sudah ada di 70 negara. “Dulu latihan silat dilakukan dikaki gunung, peloksok desa. Sekarang pencak silat sudah ada di 70 negara di dunia, tidak usah malu lagi belajar pencak silat karena bukan budaya kampungan.” Tandasnya.

Surya Galung Ketua Panitia Festival Pencak Silat Tradisional sekaligus Wakil Ketua IPSI Kabupaten Pandeglang mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk mencari potensi silat dikalangan anak muda. Guna meraih prestasi baik ditingkat provinsi maupun nasional.

“Seni tunggal putra 21 peserta, putri 19 peserta dan rampak 96 peserta. Dengan jumlah keseluruhan sebanyak 136 peserta dari 25 padepokan, seni budaya yang ada di Kabuupaten Pandeglang dan itu hasil seleksi panitia pelaksana kegiatan festival pencak silat,” terangnya.

Adapun untuk 25 padepokan seni budaya yang mengikuti acara festival pencak silat, yaitu Macan Putih, Maung Banten, Lodya Pakuan Jajar Anom, Pusaka Titisan, Maung Pande Tridayaloka, Maung Pande Sinar Pusaka, Bunar Jaya, Pemuda Maung Pande, Gagak Lumayung Tarmizil, Qur’an Maung Pande SKM, Macan Pulosari, Manderaga, Tunas Manderaga, Panca Laga, Madali Putra, Maung Pande Putra Cibitung, Kelalawar Sakti, PPSC. Padepokan Tunas Mekar Pandeglang, Tunas Mekar Cikole Kabayan, Pusaka Mandearga, Melati R.H.U, Taruna Rahayu, Wibawa Aji dan Maung Pande Putra Ujung Kulon. RIZ

News Feed