oleh

Tanah Merah Di Pandeglang Tahunan Tak Tersentuh Pembangunan

BERITA BANTEN – Sejumlah warga yang melewati jalan arah Karangbolong di kampung Ceger, kampung Lebak Jaha, kampung Bauk, kampung Gunungbatu, desa Karangbolong kecamatan Cigeulis kabupaten Pandeglang provinsi Banten, mengeluhkan akibat kondisi jalan di kampungnya yang sudah bertahun tahun tak tersentuh perbaikan jalan dari pihak Pemerintah Kabupate Pandeglang maupun provinsi Banten.

Salah seorang Tokoh muda Aktivis, Jaringan Aspirasi Masyatakat Peduli Banten (JAM-P BANTEN),

NJum’at (17/1/2020), N. Sujana memaparkan sebagian warga di beberapa Rt, Rw dan dusun tersebut mengaku tak merasakan adanya program pemerataan infrastruktur jalan yang menadai dan menganggap pemerintah desa setempat ataupun Pemerintah Kabupatenpun tutup mata atas kondisi jalan yang rusak seperti sawah.

“Bertahun tahun tidak pernah diperbaiki, jalan yang menuju beberapa kampung tersebut, kampung Ceger, kampung Lebak Jaha, kampung Bauk, kampung Gunungbatu, desa Karangbolong Kecamatan Cigeulis tersebut tidak pernah ada perbaikan.” Paparnya.

Berulang kali warga sekitar mengajukan rencana perbaikan kondisi jalan yang begitu memperhatinkan tersebut ke pemerintah desa, kecamatan maupun pihak Kabupaten, yang memiliki seorang pemimpin (Bupati-red) namun juga tak ada tanggapan apapun mengenai kebutuhan insfrastruktur jalan yang rusak parah tesebut.

“Jalan yang kondisinya rusak terkesan di biarkan oleh pemerintah desa, Pemerintah kecamatan, Pemerintah kabupaten, Pemerintah provinsi dan Pemerintah Pusat seperti jalan kampung Ceger, kampung Lebak Jaha, kampung Bauk, kampung Gunungbatu, Kecamatan Cigeulis, jalan yang rusak parah tersebut seakan di anak tirikan oleh pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pusat,“ terang N. Sujana.

N. Sujana berharap kepada pemerintah desa, Kabupaten, Provinsi dan Pusat lebih memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai.

“Sehingga roda perekonomian warga khususnya masyarakat desa Karangbolong kecamatan Cigeulis dapat lebih meningkat.“ harap N. Sujana.

Lanjut N. Sujana, bahwa tahun ini 2020, momennya merebutkan kursi panas amanah masyarakat/rakyat

“Harapan saya ada sosok kepala Daerah atau Bupati yang peduli dengan kondisi jalan rusak parah, tidak menganak tirikan kampung tesebut dan dapat merasakan program dari Pemerintah,” pungkas N. Sujana juga ungkapan N. Sujana di benarkan oleh Enjen Jaenudin salah satu aktivis dari Pandeglang Selatan. (Yung)

Komentar

News Feed