oleh

Bupati Bima : Sadarkan Kita Arti Penting Gotong Royong

BERITA KAB.BIMA (NTB)—– Pemerintah Kabupaten Bima kembali menggelar kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2019, pada Senin (04/11/2019). Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlokasi di pantai Nisa Lampa Dana Desa Doro’oo, Kecamatan Langgudu tersebut, mengangkat tema “Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2019 Kita Budayakan Hari hari Bersih”.

Pencanangan BBGRM Kecamatan Langgudu pukul 10,05 (04/11- 2019) dengan di Buka oleh Camat Langgudu, Abubakar SH ” Mengucapkan Permohonan maaf Atas Keterlambatannya Bupati Karena Ada kegiatan yang tidak bisa ditinggal kan yaitu Acara Reses DPRD Provinsi NTB di Kantor Bupati.InsyaAllah Bupati Akan Hadir setelah Acara Reses itu,”ungkapnya.

Acara BBGRM Dihadiri seluruh Kepala Desa serta Stasnya SE Kecamatan Langgudu, serta ASN yang ada di Langgudu, serta Ratusan Masyarakat Langgudu.

Camat Langgudu sebelum tiba Bupati di areal Nisa Lampa Dana mengajak masyarakat serta seluruh Anggota BBGRM bergotong royong.

Sampai Tibanya Bupati dan Wakil Bupati Bima Pukul 17,24 Witeng. Hj Dhinda Dhamawati SE dan H Dahlan M Nur serta Rombongan Di sambut hangat oleh Panitia BBGRM Kecamatan Langgudu (Bunyamin) dan Masyarakat

Sebelum pengarahan Bupati pada BBGRM.
Pemuda Doro’oo, Sahlan Group menyampaikan permohonan “Bibit Jagung agar diberikan pada petani bibit yang Unggul supaya di Nikmati oleh para petani,BTS Jaringan Sinyal, Jembatan yang ada di dusun Ta a Sera Desa Doro’oo kecamatan Langgudu Serta Perbatasan Wilayah Antara Desa Doro’oo dan Desa Waduruka.

Bupati Bima menyampaikan,” BBGRM merupakan momentum untuk menyadarkan kita terutama bagi kegenerasi muda tentang arti penting gotong royong.Sehingga, diharapkan, pada BBGRM tahun ini dapat dilaksanakan kegiatan pembangunan dengan semangat persatuan dan kesatuan serta peran aktif masyarakat, baik tua maupun muda, juga lembaga kemasyarakatan yang meliputi kegiatan bidang ekonomi, sosial budaya, agama dan bidang lingkungan di masing-masing desa.

Permohonan Sahlan Group Sangat merespon dan akan menindaklanjuti kebetulan pada rombongan kami ada Kadis Kominfo akan menyampaikan Surat Ke Kementerian Kominfo,

Masalah Jembatan juga kami akan realisasi kan saat ini ada Kadis PU Taufik dan langsung saya perintahkan agar mendokumentasikan Jembatan tersebut”.Tuturnya.

Ia mengingatkan agar semangat gotong royong harus diajarkan melalui kegiatan praktik-praktik yang nyata dan bukan sekedar wacana.

Sementara itu Ketua Panitia BBGRM, (Bunyamin)dalam laporannya menyatakan sangat berterima kasih Pada Bupati telah meluangkan waktunya sehingga kami dapat bertatap muka digelarnya kegiatan BBGRM tahun ini sebagai bentuk upaya dan reaksi atas terkikisnya tradisi gotong royong ditengah masyarakat kita karena kami sebelum acara terlaksana mengadakan GOTONG ROYONG selama lima hari berturut turut yang dari perkampungan sampai di lokasi Nisa Lampa Dana ini sekitar 5 Km sehingga terlihat keadaan seperti ini

Upaya melestarikan budaya gotong royong yang terus digodok pemerintah Kabupaten Bima saat ini akan dapat terwujud apabila terjalin sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat, terutama ibu-ibu PKK.

Peran ibu-ibu PKK juga dinilai sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak kita, sebab semangat gotong royong memang harus ditanamkan sejak dini dalam proses pendidikan di dalam keluarga.

Sebelumnya Camat Langgudu menyampaikan ucapan terima kasih atas itu berharap digelarnya kegiatan ini di wilayahnya dapat menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang saat ini sudah mulai memudar.

Di akhir acara Bupati memberikan buah tangan kepada para Cakades Desa Doro’oo dan Desa Laju Kecamatan Langgudu.(Rahim)

Komentar

News Feed