oleh

Ketua Komisi D DPRD Ciamis Kecewa,Hasil Pembangunan RSUD Kawali Amburadul

Berita Kab.ciamis — Pembangunan RSUD Kawali Kabupaten Ciamis dinilai tidak layak. Penilaian muncul setelah Komisi D DPRD Ciamis melakukan inspeksi mendadak. Sidak pada hari Selasa (2/2/2021) siang.

Ketua Komisi D DPRD Ciamis Syarif Sutiarsa mempimpin sidak tersebut,syarif mengaku hasil pembangunan RSUS Kawali tersebut mengecewakan,Pdahal saya tahu, pembangunan lanjutan itu nilainya Rp 32 miliar,” ucapnya

Menurutnya, pembangunan rumah sakit tahun 2020 itu terlalu memaksakan. Tujuannya  agar tidak lewat tahun 2021. Ternyata hasilnya pembangunan RSUD Kawali amburadul.

Ia menyebutkan banyak yang belum layak pemakaianya untuk pasien.  Seperti lift untuk pasien hanya cukup untuk bed pasen. Sehingga untuk pengantar atau petugas rawat pun tidak bisa muat. “Saya tim Komisi D kecewa berat atas pembangunan rumah sakit yang amburadul ini,” ujarnya

Ketua Komisi D Syarif sutiasa kecewa saat sidak di RSUD Kawali

Syarif pun heran mengapa tim penerima hasil berani merekomendasikan bangunan teresut. Bahkan katanya rumah sakit Kawali dianggap selesai. “karena rekomendasi tim ahlinya, anggaran keluar, padahal sebelum perbaikan, seharusnya bupati jangan dulu meresmikan, ”ungkapnya

Ia melihat hasil pembangunan RSUD Kawali yang sangat mengecewakan, cntohnya  pelafon ada bercak hitam seperti bocor. “Dengan begitu, pembangunan RSUD Kawali  mengecewakan banyak kerusakanya, jadi tidak layak beroprasi, ” kata Syarif.

Dengan hasil pembangunan rumah sakit Kawali seperti  itu pihaknya pun akan melakukan pemanggilan. Seperti dinas terkait, pemborong, akan diminta penjelasan ke DPRD. “Karena harus tahu kenapa sampai seperti itu. Apakah memang terburu-buru karena  takut lewat tahun. Intinya yang bersangkutan semua harus menjelaskan,” ucapnya.

Ia juga mengatakan heran kenapa pembangunan RSUD Kawali terlalu memaksakan. “ Kalau tidak mampu menyelesaikan tahun 2020, lebih baik hentikan. Jangan memaksakan kejar target  karena khawatir lewat 2021. Daripada hasilnya tidak memuskan, ” kata Syarif.(Jepri)