oleh

Aparatur Desa Ujung Pendok Jaya Di Duga Tidak Netral,Harus Di Pertanyakan

Berita Kab.Indramayu– Pengujian kenetralan perangkat desa dan panitia ini diuji pada saat kepala desa yang bersangkutan telah habis masa jabatannya dan mencalonkan kembali menjadi kepala desa, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Rabu (19/05/2021).

Ada 2 hal yang sebenarnya menjadi dilema besar bagi perangkat desa yang telah menjabat pada saat acara Pilwu akan digelar. Pertama, harus netral maka posisinya akan terancam jika calon yang tepilih menjadi kepala desa bukan relasinya, dan yang kedua, mendukung secara terang-terangan mendukung calon incumben dengan segala konsekuensinya.

Dari kedua opsi dilema di atas, faktanya perangkat desa banyak yang lebih memilih tidak netral dan mendukung salah satu calon kepala desa untuk mengamankan posisinya. Padahal, jika merujuk pada Undang-Undang Desa, ketiga alasan kompleks yang saya sebutkan diatas melanggar larangan pilwu atau Pilkades kepala desa (Pasal 29 huruf j) dan juga larangan perangkat desa. Ikut berkecimpung didalamnya.

Ironisnya pamong desa ujung pendok jaya kecamatan Widasari kabupaten Indramayu pamong desa, berambisi sekali terang-terangan mengajak warga secara dor tu dor kerumah warga untuk memilih salah satu calon, juga mengumpulkan massa ikut kumpulan untuk mendukung salah satu calon pendukungnya ini sudah jelas terang.benderang memobilisasi massa secara terbuka bahkan ikut kampanye, tidak ada tindakan tegas dari pihak desa baik dari kecamatan maupun dari panitia pilwu

Menurut keterangan dari masyarakat ujung pendok jaya blok bonjot, dengan geramnya mengatakan “ia benar pernah saudara saya secara terang-terangan kebetulan pamong desa ini memegang bantuan bansos kartu KKS dipegang dia semua padahal sebagai pamong desa tidak ikut berperan masalah pengumpulan kartu KKS, dan kebetulan sambil membagikan sembako mengantarkan kerumahnya dan mengajak saudara saya untuk mendukung calon no satu, ketahuan saya langsung saya marahin, ini ketegasan pemerintah desa pemerintah kecamatan juga panitia pilwu beri dia tindakan tegas, panpilwu juga sudah paham tentang aturan dan larangan tentang perangkat desa ikut berpolitik praktis.. tegasnya.

Ketua panitia pilwu desa ujung pendok jaya IRI SAHRIANTO, ia tak memberikan komentar sedikitpun ketika media klarifikasi melalui SMS via WhatsApp terkait pamong desa terlibat dalam ikut mendukung salah satu calon kepala desa Pilkades, ketua panitia pilwu irih tidak tegas dalam mengamankan ke netralan ASN pamong desa, ciut nyali nya tak memberikan tindakan ataupun teguran..

Camat Widasari dulyono dan kasie tapem Yayah, sa’at media menyambangi ke kantornya 11:30 wib Rabu 10/05/21, dia sedang tidak berada dikantornya (Nurpad Biro)

News Feed