oleh

Bulan Bersejarah, Binda Jabar Kembali Buka Gerai Vaksin Di Palagan Bojongkokosan

Baraknews Kab.Sukabumi—Tenda bernuansa kain merah putih berdiri kokoh depan Musium Palagan Bojongkokosan Kabupaten Sukabumi. Disini tim vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jawa Barat mengisi kemerdekaan, Selasa 09/08/2022.

Sejak awal tahun vaksinasi yang dilakukan BINDA Jabar di wilayah Kabupaten Sukabumi terlihat lebih masif. Ini adalah bukti negara hadir memberi perlindungan dan menjamin rakyatnya dari ancaman.
Kaposda BIN Kabupaten Sukabumi Aam Abdul Salam mengatakan, di bulan bersejarah ini sengaja didirikan gerai layanan vaksin di Palagan Bojongkokosan untuk mengingat sejarah dan menghargai para pejuang kemerdekaan.


“Dulu berperang fisik melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan. Perang abad ini peperangan astral. Perang dengan virus yang merenggut kemerdekaan hidup sehat. Untuk itu perlu kebersamaan semua pihak dalam melawan wabah virus Corona ini,” ujar Aam.
Lebih lanjut Aam menjelaskan vaksinasi di Palagan Bojongkokosan ini adalah kolaborasi antara BIN, tenaga kesehatan (Nakes) PWI serata IKWI PWI Kabupaten Sukabumi.
“Kolaborasi ini adalah wujud kebersamaan tekad untuk membebaskan lingkungan dari ancaman virus atau pembentukan pertahanan masyarakat (kekebalan komunal),” kata Kaposda BIN Kabupaten Sukabumi ini.
Adapun target vaksinasi kali ini lanjut Aam, adalah masyarakat umum dan pelajar sebanyak 4000 dosis mulai vaksin ke 1, 2 dan 3 atau booster.
Sementara itu Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Avhes menuturkan, untuk mencapai suksesnya satu tujuan perlu adanya kesadaran meningkatkan kerjasama. Seperti dilakukan para pejuang tempo dulu bahu-membahu dari berbagai kalangan melawan penjajah untuk merdeka.
“Disini (Bojongkokosan) tercatat sejarah pahlawan para pejuang gigih melawan penjajah. Semoga disini pula kita bersama sama komitmen melawan virus. Dengan vaksin inilah salah satunya,” ujar Avhes.
Avhes menilai sejak gebyar vaksin dilakukan BINDa Jabar secara masif di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi kesadaran masyarakat di vaksin untuk melindungi diri mulai tumbuh.

“Semoga kolaborasi ini bisa terus dijalin agar Indonesia Sehat Indonesia, Indonesa Hebat dapat segera terwujud,” ujarnya