oleh

Di Ciamis, Rendi Bastian Kepala Desa Berusia muda Siap Dedikasikan Diri Membangun Desa

Berita Kab.Ciamis–Pemilihan kepala desa serentak di kabupaten Ciamis tahun 2020 baru saja usai, bertempat di Stadion Galuh Ciamis, berdasar Perda no 12 tahun 2017 tentang pemilihan dan pengankatan dan pemberhentian, sebanyak 143 orang para kepala desa terpilih untuk masa jabatan tahun 2021 sampai tahun 2027 pun sudah di lantik oleh Bupati Ciamis (Rabu, 03 Februari 2021)

Tak sedikit dari calon kepala desa terpilih di kabupaten Ciamis adalah generasi muda berusia produktif, salah satunya adalah Rendi Banstian S. Kep Ners kepala desa Banjarsari kecamatan Banjarsari, kabupaten Ciamis yang kini baru menginjak usia 28 tahun

Rendi Banstian adalah generasi milenial yang sukses meraih kemenangan mutlak di pemilihan kepala desa, mengalahkan 3 kandidat yang lain di desanya

Banyak munculnya kepala desa muda berusia produktif, menurut Rendi hal ini merupakan penomena yang sering di sebut bonus demokrasi di mana masarakat berhak dan punya keinginan sendiri untuk memilih

“Sekarang ini generasi muda atau lebih keren di sebut kaum milenial sudah mulai sadar tentang bagai mana membangun desa dan pastinya pemuda sudah ingin terlibat langsung dalam proses pembangunan”, tuturnya

Ketika ditanya tentang kesiapan melaksanakan tugasnya sebagai kepala desa, kepada awak media Rendi mengatakan bahwa dirinya siap sepenuhnya untuk melaksanakan kewajibannya sebagai kepala desa untuk bersama2 membangun desa

Lebih lanjut Rendi menjelaskan bahwa nantinya akan berkolaborasi bersama lembaga2 desa yang ada, menyatukan kemampuan untuk membangun desa menuju desa yang lebih maju dan mandiri

“Semua anggaran yang di gulirkan oleh pemerintah tujuanya hanya satu, yaitu untuk kemajuan pembangun desa, dengan mengedepankan semangat kebersamaan nantinya kami akan bersinergis dengan lembaga2 desa yang ada untuk bersama2 menyatukan kemampuan untuk membangun menuju desa banjarsari yang lebih maju dan mandiri” jelasnya

Prinsip dasar pemanpaatan segala anggaran yang masuk ke desa adalah untuk pembangunan dan pemberdayaan masarakat desa, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan dan kesejahteraan masarakat, khususnya masarakat desa Banjarsari (Indra)