oleh

Pemkab Majalengka, Jawa Barat, menyerahkan dana Hibah untuk sembilan partai politik (parpol).  Jumlah dana Hibah yang dikeluarkan Pemkab Majalengka yakni Rp 2 miliar lebih

Baraknews MAJALENGKA – Pemkab Majalengka Jawa Barat, menyerahkan dana Hibah untuk sembilan partai politik (parpol).  Jumlah dana Hibah yang dikeluarkan Pemkab Majalengka yakni Rp 2 miliar lebih. Naik dari sebelumnya yang hanya Rp 1 miliar.

Dalam catatan Pemkab Majalengka, hibah bantuan keuangan partai politik tahun 2022, mengalami kenaikan 100 persen, dari Rp1500 menjadi menjadi Rp. 3000 / suara sah hasil pemilihan umum legislatif Tahun 2019 lalu.  Total pastinya anggaran yang dikeluarkan yakni Rp. RP 2.016.813.000,-

Sementara itu, rincian tiap parpolnya yaitu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memperolehan 204.734 suara, mendapatkan hibah bantuan keuangan senilai Rp 614.202.000.

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) senilai Rp 308.034.000, dari peroleh suara 102.678 Suara, Partai Golongan Karya (Golkar) senilai Rp 213.756.000,00 dari perolehan suai 71.252 Suara.

Partai Keadilan Sejahtera ‎(PKS) senilai Rp. 189.921.000 dari total suara 63.307 suara. Partai Amanat Nasional (PAN) senilai Rp185.130.000, dari total suara 61.710 Suara. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Senilai Rp165.417.000. Dari total suara 55.139 Suara.

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) senilai     Rp138.681.000, dari perolehan suara 46.227 Suara. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) senilai     Rp101.376.000 dari total suara 33.792 suara dan Partai Demokrat, senilai ‎Rp100.296.000,  dari total suara 33.432 Suara.

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan angka 1.500 per suara terutama bagi Partai-partai kecil sangatlah tidak memadai. “Atas usul para pimpinan partai politik, kami kabulkan, Alhamdulillah disetujui,” ungkapnya.

Bupati menambahkan dengan diberikannya bantuan keuangan itu, hal tersebut sebagai upaya menunjang tercapainya pendidikan politik kepada kader, dan masyarakat dalam meningkatkan demokrasi.

“Hibah bantuan keuangan ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah dan partai politik dalam upaya membangun masyarakat Majalengka yang demokratis berdasarkan pancasila dan UUD 45,” ungkap Bupati Karna Sobahi sebagai orang nomor satu di