oleh

Kabupaten Pangandaran Raih 2 Penghargaan Sekaligus

Berita Kab.Pangandaran – Kabupaten Pangandaran, daerah paling bungsu di Provinsi Jawa Barat ini kembali menuliskan namanya dengan tinta emas di tingkat regional, dengan menjadi salahsatu nominator penerima penghargaan. Kali ini penghargaan diterima dari bidang kesehatan dimana Gubernur Jawa Barat memberi penghargaan kepada Kabupaten Pangandaran sebagai penerima penghargaan Swasti Saba Padapa Daerah Kabupaten Sehat (2 tatanan) Tingkat Nasional di Daerah Propinsi Jawa Barat Tahun 2020.

Penghargaan sendiri diserahkan oleh Wakil Gubernur jawa Barat  Uu Ruzhanul Ulum dan diterima langsung oleh Pjs Bupati Pangandaran Dr. H. Dani Ramdan, M.T, bertempat di Balai Asri Pusdai Propinsi Jawa Barat Bandung, Selasa 29/9/2020.

Penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) merupakan penghargaan kepada pemerintah daerah yang sudah menyelenggarakan KKS. Kabupaten sehat adalah suatu kondisi dari suatu wilayah yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduknya yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dan kegiatan yang terintegrasi, yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah. Program KKS sendiri melibatkan banyak lintas sektor dan lintas program melalui tatanan dalam KKS.

Selain mendapat penghargaan kabupaten sehat, pada hari yang sama salah satu SD di Kabupaten Pangandaran yaitu SDN 1 Cimanggu kecamatan Langkaplancar mendapat penghargaan sebagai juara 1 jenjang SD/MI Lomba Sekolah Sehat tingkat Propinsi Jawa Barat tahun 2020. Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat diterima langsung oleh Kepala SDN 1 Cimanggu yang didampingi Pjs Bupati Pangandaran.

Kang Uu menjelaskan, penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Swasti Saba Wistara, merupakan penghargaan di bidang kesehatan lingkungan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan tujuh tatanan penilaian yaitu permukiman, sarana dan prasarana umum, industri dan perkantoran sehat, pariwisata sehat, pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, serta sosial yang sehat.

Ia menambahkan, fokus kebersihan menjadi penting sebagai salah satu tolak ukur kesehatan masyarakat, terutama di masa pandemi COVID-19.

Untuk itu, Kang Uu berharap agar penghargaan Swasti Saba yang telah diraih bisa menjadi motivasi masyarakat Jabar untuk bisa mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Kebersihan menjadi penting karena menjadi salah satu preventif kita untuk menjaga kesehatan. Apalagi saat ini suasana (pandemi) COVID-19, di mana kesehatan sangat diprioritaskan untuk lebih baik lagi,” ujar Kang Uu.

“Harapan kami, para Bupati dan Wali Kota yang sudah mendapatkan (penghargaan) jadi motivasi untuk lebih giat dan hebat lagi, jangan merasa cukup dengan penghargaan hari ini,” katanya.

Selain penghargaan Swasti Saba, Kang Uu juga menyerahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2019.

Kang Uu menuturkan, LSS merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi secara positif dan obyektif untuk melihat wujud implementasi disiplin kesehatan di sekolah, terutama terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Kegiatan ini adalah sebagai suatu alat Pemprov Jabar untuk meningkatkan motivasi pemerintah, masyarakat serta para kepala sekolah untuk menerapkan PHBS,” ucap Kang Uu.

Adapun rincian penerima penghargaan sebagai berikut. Penerima Swasti Saba Padapa yaitu Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran, berhak mendapatkan piagam, piala, dan uang pembinaan sebesar Rp15 juta.

Sementara pemenang LSS tingkat TK/RA yakni TK Kesatuan Kota Bogor sebagai juara pertama dan RA Wadi Fatimah Kabupaten Cirebon sebagai juara kedua.

Tingkat SD dimenangkan oleh SDN 1 Cimanggu Kabupaten Pangandaran dan SDN Kawung Luwuk Kota Bogor. Tingkat SMP/MTs dimenangkan oleh SMPN 1 Kabupaten Ciamis dan SMPN 4 Kota Bogor. Dan penghargaan LSS tingkat SMA/SMK/MA diberikan kepada SMKN 1 Pacet Kabupaten Cianjur dan MAN 2 Kota Bandung

News Feed