oleh

Walikota Melantik Pejabat Jabatan Tinggi Pratama Dan 119 ASN

Berita Kota Banjar Jawa barat–Walikota Banjar, Jawa Barat, Hj. Ade Uu Sukaesih melantik dan mengambil sumpah 119 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi jabatan tinggi pratama, administrator dan pengawas yang ada di lingkungan pemerintahan kota banjar secara virtual kamis (10/12/2020)

Ade Uu Sukaesih menegaskan kepada para pejabat tinggi yang telah dilantik agar bekerja secara profesional. Serta penuh dedikasi dan komitmen tinggi serta menjunjung tinggi integritas.

Selain itu, ia juga menegaskan kepada para pegawainya sebagai pejabat publik agar mereka lebih peka dengan kondisi dan kebutuhan saat ini. Serta tidak mengambil kesempatan dan kesempitan dalam bekerja.

“Jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan karena cepat atau lambat pasti akan diketahui oleh publik. Jaga integritas,” tandas Ade Uu Sukaesih.

Uu berpesan kepada para pejabat tinggi pratama yang telah dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat kerjanya. Selain itu juga mampu mencerna dan merealisasikan kebijakan yang telah dirumuskan.

Kemudian, dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diembannya untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan warga masyarakat Kota Banjar.

“Jalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik dan penuh dedikasi. Ini untuk kemajuan dan prestasi kota Banjar lebih baik lagi,” ucapnya.

Semetara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Banjar, H. Kaswad mengatakan, ada 119 pegawai yang mengikuti pelantikan ini.

Ia menyebutkan pemegang jabatan tinggi Pratama tersebut yaitu Ajat Sudrajat menjabat Kepala Dinas Perhubungan. Lalu Sri Sobariah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Wawan Gunawan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi.

Selanjutnya, Nia Kania Permasih menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Dedi Suardi Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Andi Bastian, Kepala Dinas Kesehatan. Lalu ada Agus Muslih menjabat Kepala Inspektorat, Nur Sa’adah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat dan Agus Nugraha, Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

“Jumlahnya ada 119 pegawai yang mengikuti pelatihan. Termasuk dua orang yang menjabat sebagai tenaga fungsional,” katanya (Jepri)

News Feed