oleh

Pengajian Bulanan Masjid Al Gani Mengungkap Perbedaan Aliran

Berita Ciamis (Jawa Barat) – Majelis Pengajian rutin bulanan kembali menggelar pengajian rutin di dalam Masjid Al Gani, Ahad (05/01/2020). Dalam pengajian kali ini, majelis tersebut mengangkat tema “Peradaban Aliran” yang disampaikan Ketua Kajian Harakah Hadamah PP  Pemuda Persis, Ustad Dian Hardiana, M.Pdi.

Sejak pukul 15.00 WIB, para jamaah sudah mulai berdatangan masuk ke masjid yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman No.346,  Kelurahan Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tersebut tidak hanya orang tua, beberapa anak muda juga hadir dalam acara tersebut. Namun, jamaah perempuan tampak lebih mendominasi dibanding jamaah laki-laki.

Beberapa jamaah langsung melaksanakan shalat Sunah Masjid, sedangkan yang lainnya langsung duduk di barisan terdepan. Tepat pukul 15:30 WIB, acara tersebut dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Kajian Harakah Hadamah PP  Pemuda Persis, Ustad Dian Hardiana, M.Pdi menitikberatkan edukasi umat Islam terkait bahaya aliran sesat dengan segala jenisnya..

Di dalam masjid itu, para jamaah duduk secara terpisah yang dihalangi oleh hijab yang terbuat dari besi berlayarkan kain hijau. Jamaah laki-laki berada di sisi kiri dan jamaah perempuan berada di sisi kanan. para jamaah tersebut tampak hampir memenuhi masjid tersebut.

Di awal ceramahnya, Ustad Dian mengatakan, dalam meniti jalan hidup ini selalu tidak mudah karena kadang terdapat kerikil-kerikil.

“Kami menitikberatkan terhadap masih banyaknya umat yang belum faham tentang bahaya aliran sesat dengan segala jenisnya, termasuk komunis”, jelasnya.

Di sela-seIa ceramahnya, Dian berharap bahwa persoalan aliran sesat ini jangan dianggap sebagai kasus musiman atau euphoria dikarenakan semangat sesaat.

Menurutnya, banyaknya aliran ini sudah jauh-jauh hari disampaikan oleh Allah SWT dalam Al-Quran Surat Al-An’am ayat 65 yang diartikan oleh Ibnu Abbas sebagai Ahli Bid’ah yang bermacam-macam (aliran Sesat disebabkan bid’ah), yang  mana sampai hari kiamat pun akan tetap ada.

“Dengan kata lain diperlukan gerakan yang kontinu, terstruktur, terarah dan terukur untuk semua jenjang pimpinan yang ada di seluruh lapisan jam’iyyah pemuda Persis”, tegasnya.

Setelah itu, Ustad Dian mulai memasuki tema pengajian tersebut. Ia mengatakan, Umat islam pada dasarnya adalah satu. Allah menciptakan dan menurunkan islam di muka bumi sebagai agama atau petunjuk hidup manusia sebagai bagian dari kehidupan manusia. Namun karena berbagai sebab umat islam bisa terpecah dan memiliki kelompoknya masing-masing. Padahal, sejak dulu islam selalu satu dan tidak terpecah pada berbagai aliran yang ada. Berikut adalah penjelasan Al Quran mengenai kesatuan islam.

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS Ali Imran : 103)

Dari ayat di atas Kata Ustad Dian dijelaskan bahwa pada dasarnya Allah memerintahkan kepada manusia untuk berpegang teguh pada agama Allah agar tidak bercerai berai dan berajuh-jauhan. Allah membahasakan dengan tali agama, artinya satu tali agama mengikat semua umat islam yang ada. Untuk itu, sejatinya manusia jika berpegang teguh pada agama Allah. Persaudaraan islam pun di atas segala-galanya dan sangat tinggi sebagaimana keluarga. (Riz)

Komentar

News Feed