oleh

Tingkatkan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Kota Banjar Kerjasama Dengan RSUD Pandega Pangandaran

Berita Pangandaran Jawa Barat- Bupati  Pangandaran H Jeje Wiradinata menyaksikan penandatanganan kerja sama antara BPJS Kesehatan Kota Banjar dengan RSUD Pandega Pangandaran,

– Deputi Direksi Wilayah Jawa Barat, dr. Fachrurazzi, M.M., AAK telah menandatangani perjanjian kerja sama bersama Direktur RSUD Pandega Pangandaran, drg. Asep Kemal Pasha.

Penandatanganan kerja sama BPJS dengan RSUD Pandega Pangandaran disaksikan oleh Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dan Ketua Komisi III DPRD Wowo Kustiwa.

Turut hadir Kepala BPJS Cabang Kota Banjar Idham Kholid serta Kepala Perwakilan Kepala BPJS Kab. Pangandaran Dadan Ramdan di aula lantai 4 gedung RSUD Pandega Pangandaran, Selasa, 11 Agustus 2020.

dr. Fachrurazzi, M.M., AAK mengatakan, penandatanganan kerja sama ini dalam rangka menambah akses layanan peserta BPJS kesehatan atau peserta JKN/KIS untuk di wilayah Kab. Pangandaran.

“Selama ini kan Pangandaran belum memiliki rumah sakit. Untuk akses pelayanan pun masih pada pakai layanan pertama. Sedangkan layanan lanjutan pun belum maksimal, jadi harus ke rumah sakit yang ada seperti ke RSUD Ciamis, Tasikmalaya, Banjar dan lainnya,” ungkap dr. Fachrurazzi.

Bahkan, menurut dia, dari segi pembiayaan pun tidak efektif, tentunya dengan adanya RSUD Pandega Pangandaran ini untuk layanan JKN/KIS pun bisa dilakukan di RSUD Pangandaran.

“Jadi tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit lainnya,” ujar dr. Fachrurazzi.

Sementara Direktur RSUD Pandega Pangandaran, drg. Asep Kemal Pasha pada kesempatan itu mengaku, ke depan RSUD Pandega Pangandaran akan menambah jumlah tenaga dokter. Masyarakat Kabupaten Pangandaran patut bersyukur dengan adanya rumah sakit di Kabupaten Pangandaran dan drg.Asep berjanji akan memberikan pelayanan yang maksimal terhadap peserta JKN-KIS. Dengan adanya penandatanganan perjanjian itu, drg. Asep berharap, perlu ada komitmen dan keterkaitan yang harus dijalani para pihak. Namun yang paling penting, kata drg.Asep, kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan perlu dioptimalkan.

Ia pun meminta kepada semua pihak, untuk terus mengajak dan memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya menjadi peserta JKN-KIS.

“Warga dapat dengan mudah memperoleh akses layanan kesehatan serta tidak perlu memikirkan beban biaya ketika sakit,” pungkasnya.(Irwan)

News Feed