oleh

Tingkatkan Pengembangan Jaringan Kerjasama Usaha Koperasi, Dekopinda Adakan Temu Usaha

Berita Ciamis (Jawa Barat) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melalui Dewan Koperasi Pimpinan Daerah (Dekopinda) menggelar kegiatan Temu Usaha bertajuk peningkatan dan pengembangan jaringan kerjasama usaha koperasi di Aula Dekopinda, Senin (23/12/2019).

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Dekopinda Kabupaten Ciamis dan diikuti oleh 60 orang peserta yang berasal dari unsur penggerak koperasi di Kabupaten Ciamis.

Ketua Dekopinda Kabupaten Ciamis, Maman Hidayah mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan SDM pengurus koperasi yang bergerak di sektor usaha dan perdagangan.

Ketua Dekopinda Kabupaten Ciamis, Maman Hidayah

“Selain itu, memperkuat peran koperasi dalam mendukung upaya perluasan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan serta bisa menambah usaha koperasi selain simpan pinjam,” ungkapnya.

Ditambahkannya, jaringan usaha koperasi merupakan kerjasama bisnis dari paling sedikit tiga koperasi/usaha untuk meraih peluang bisnis secara lebih kompetitif.

“Jaringan usaha koperasi merupakan sebuah wujud keinginan dari masing-masing anggota dalam upaya menjawab tantangan dan peluang usaha. Dasar pemikiran dan konsep kerjasama dalam koperasi adalah menggalang kekuatan dan kemampuan bersama untuk menghadapi persaingan-persaingan yang merugikan,” katanya.

Menurut Maman, kerjasama antar koperasi harus berkembang secara wajar sesuai dengan kebutuhan atas pertimbangan praktis, ekonomis dan efesiensi. Hal ini dapat dilakukan dengan pendekatan berdasarkan peranan koperasi secara individual dalam upaya melayani anggota dan masyarakat di sekitarnya dengan baik.

“Dengan demikian, kerjasama antar koperasi harus dijabarkan secara operasional melalui pembangunan koperasi secara bertahap mulai dari tingkat primer melalui cara-cara yang dapat memperkuat kedudukan dan peranannya untuk melayani anggota,” jelasnya.

Maman menambahkan memperluas daerah kerja untuk memperbesar volume usaha dimaksudkan untuk memperkokoh kedudukan koperasi tingkat primer.

“Oleh sebab itu, perkembangan koperasi tidak dilihat dari banyaknya organisasi koperasi, tetapi lebih pada besarnya jumlah anggota yang berpotensi di setiap koperasi,” pungkasnya. (Riz)

Komentar

News Feed