oleh

Video Conference Dengan RK, Pemkab Ciamis Siap Lahir Batin Tangani Covid -19

Berita Ciamis, Jawa Barat – Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengikuti video conference dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan sejumlah Kepala Daerah di Jawa Barat, kegiatan tersebut dilakukan diruang kerja Wakil Bupati Ciamis, Senin (16/2/2020), siang.

Beberapa pimpinan SKPD terkait di Kabupaten Ciamis ikut hadir mengikuti video conference tersebut, diantaranya dari Dinas Kesehatan, RSUD Ciamis, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, BPBD Ciamis,dan Kabag Hukum serta para asisten daerah.

Dalam video conference yang dipimpin oleh Ridwan Kamil dari markas Jabar Command Center di lingkungan Gedung Sate, Kota Bandung tersebut, membahas terkait perkembangan penanganan virus corona yang disampaikam setiap kepala daerah se-Provinsi Jawa Barat.

Wabup Yana menyampaikan langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menangani virus corona atau Covid-19.

“Segala arahan yang telah disampaikan Gubernur Jawa Barat telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis,” katanya.

Ia juga menyampaikan terkait langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab Ciamis diantaranya sosialisasi kepada masyarakat terkait virus Corona (Covid-19).

“Pada Jum’at tanggal 13 Maret 2020 kemarin kita melaksanakan istighosah akbar tingkat Kabupaten dan juga dilaksanakan secara serentak oleh setiap Kecamatan di Kabupaten Ciamis, Pemkab Ciamis telah siap secara lahir batin menangkal virus ini,” jelasnya.

Sesuai dengan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat, aktifitas sekolah PAUD, TK/TKA/TPA, SD/MI, SMP/MTs telah diliburkan dari mulai tanggal 16-29 Maret 2020, begitu pula tempat wisata telah ditutup dan kegiatan yang menghadirkan orang banyak perizinan kita tangguhkan.

“Di Ciamis terkait kasus Covid-19 yang terlaporkan ada 1 pasien ODP (Orang Dalam Pantauan) dan 1 PDP (Pasien Dalam Pantauan),” ungkap Yana.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr Yoyo menerangkan terkait Pasien ODP itu masih dalam pemantauan selam 4 hari ini, durasi pemantauan untuk ODP sendiri itu 14 hari.

“Kita akan melihat perkembangan ODP secara berkelanjutan 10 hari kedepannya,” terang Yoyo.

Ia juga mengklarifikasi terkait satu pasien PDP yang sekarang sedang di rawat itu sample pasien tersebut sedang di kirim ke Litbangkes Bandung.

“Belum ada pasien suspect covid-19 di Ciamis, kedua orang diatas masih dalam pemantauan,” tuturnya.

Yoyo berharap masyarakat tidak perlu cemas dan tidak perlu takut terhadap virus Covid-19. “Yang penting tetap menjaga prilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan dini,” pungkasnya.

“Upaya penanggulangan dan pencegahan covid-19 pemerintah Kabupaten Ciamis Telah membentuk Corona Crisis Center, masyarakat bisa menghubungi Call Centre 119 atau HP 0853 1499 3901 hal ini dilakukan sebagai upaya cepat tanggap dalam menangani virus covid-19,” paparnya.(Irwan)

Komentar

News Feed