oleh

Bantuan sosial,KeArifan lokal Pentas Budaya Group Gendang Gantaung/silat Lawa du’e Sinergisitas Kemensos RI

-Berita NTB-342 views

BERITA KOTA BIMA NTB —— Suasana Pentas Seni Budaya di Kantor Kelurahan Melayu kecamatan Asakota kota Bima NTB, Rabu Malam (28/8/2019) -Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota kota Bima adakan perayaan puncak HUT ke-74 RI dengan menggelar Pentas Seni Budaya.
Pentas Seni Budaya digelar di halaman Kantor Kelurahan Melayu kecamatan Asakota kota Bima.

Lurah Melayu (Kamrin M.Sos) mengungkapkan”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke 74 dan sangat antusias juga mengikuti acara Malam kearifan yang  Anggarannya dari Kementerian Sosial RI dan saya ucapkan terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah mengadakan Acara ini dan semoga acara seperti ini bisa diadakan di tahun tahun kemudian.harapnya

Ketua panitia ke Arifan lokal (Suardi S Pd)  menampilkan seni budaya tradisional khas Bima dan di rangkaikan, memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke 74. Selain itu,di adakan Lomba Gerak jalan antar RT yang di ikuti Ibu Ibu serta pemudi dengan per gruop 16 Anggota.”Ini merupakan Gebyar HUT ke-74 RI yang dikemas dalam bentuk pagelaran seni budaya khas Bima sanggar seni budaya “LEWA DU”E  sinergisitas Kemensos RI membuat acara semakin meriah Rabu malam (28/8/2019). tuturnya


Acara ini dihadiri oleh dua DPRD terpilih Dapil III Kecamatan Asakota Syamsuddin Mahmud dari partai PAN,Sukrin H Dahlan S Sos.dari Partai Demokrat, Camat Asakota (Suryadin SH) Lurah Melayu (Kamrin M.S Sos) Serta staf Kelurahan Melayu juga di saksikan ratusan Masyarakat Kelurahan Melayu.

Acara ini diawali dengan pengumuman Juara  Gerak Jalan  di bacakan oleh panitia lomba Suardi S pd, Babinsa Serda IHFAN, Bhabinkamtibmas Brigadir Feri Fadlin.yang diikuti sekitar 11 peserta dari 16 RT yang di Wilayah Kelurahan Melayu kecamatan Asakota kota Bima sebagai peraih Juara I di Raih Oleh group RT 14. Para peserta ini mengelilingi lokasi sekitar Kelurahan sepanjang 5 km.

Layaknya Gerak Jalan para peserta menampilkan Variasi mereka dan dengan mengenakan pakaian atau kostum unik.Ada juga yang mengenakan aksesoris lain yang tak kalah unik.

Dengan hadirnya acara seni budaya LEWA DU E ini, berharap silaturahmi antar warganya semakin terjalin dengan baik dan acara ini nantinya bisa kembali digelar pada tahun-tahun yang akan datang.harap Suardi.(Rahim)

Komentar

News Feed