oleh

H.M.Syamsudin DPR-RI Bekerjasama Dengan Produsen Pupuk Kaltim Dan Petro Kimia Gresik

-Berita NTB-141 views

Berita Kab.Bima (NTB —– Dalam rangka memenuhi pupuk bersubsidi untuk kebutuhan petani anggota DPR, RI H. muhammad syafruddin, ST. MM. Berkerja sama. Sekaligus menghadirkan produsen pupuk kota bima.dan kabupaten bima mareka adalah YUSRI yang merupakan general menager ( GM ) PT pupuk kaltim dan perwakilan dari PT. petrokimia gresik.

Mencari informasi mengenai pupuk bersubsidi yang dihadiri pula para Distributor, agen dan pengecer. Diundang pula perwakilan kelompok petani. Acara yang berlangsung di hotel Mutmainah kota Bima dalam bentuk forcus group discussion (FGD) membahas penyaluran pupuk Subsidi di Kabupaten bima dan Kota bima.

anggota komisi IV DPRI-RI.saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan FGD untuk memastikan stok pupuk bersubsidi di kabupaten bima dan Kota bima untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan petani sehingga tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dan hargs pupuk bersubsidi di harapkan harga tidak melambung tinggi.

Kegiatan untuk memastikan sampai sejauh mana distribusi pupuk di kabupaten dan kota bima apakah memenuhi atau belum,” ujarnya politisi dari partai PAN.yang duduk di DPR. pusat dari partai amanat nasional (PAN). yang di kemukakannya kegiatan yang dilakukan dari kabupaten bima dan kota bima. Dan akan Di laksanakan di kabupaten dompu juga.

beliau mengatakan FGD ini sebagai wadah sharing antara pemerintah,petani,dan pupuk kaltim dan petrokimia sebagai penyedia pupuk di seluruh Indonesia agar tidak terjadi kekurangan kuato pupuk. Sebagaimana yang terjadi selama ini,untuk menunggu permintaan kuoto.
Mengharapkan pemerintah daerah melalui kepala dinas pertanian kabupaten bima dan kepala dinas kota bima.
Menanyakan kuoto yang dibutuhkan kabupaten dan kota bima yang terlalisasi supaya kedepannya,ujarnya anggota DPRI-RI utusan dari daerah pemilihan NTB.1. (pulau sumbawa)

Pada kesempatan ini kepala dinas kabupaten dan kota bima. menyapaikan luas sawah kabupaten dan kota bima diperkirakan. kuran sehingga terjadi perapasan, direlasasikan pupuk di kabupaten maupun kota bima berdasarkan luas lahan untuk kuoto tahun semoga pada tahap ke dua bisa di sesuaikan dengan kebutuhan. Hingga aktifitas petani berjalan dengan lancar.

walaupun saya mengakui seringnya ada kejadian penghadangan oleh masyarakat saat pendistribusian pupuk disebabkan ketersediaan pupuk bersubsidi belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten dan kota bima. Namun hal ini dengan adanya kerjasama antara kepala dinas kabupaten dan kota bima dan distribusi dan pengecer di tahun 2020 tidak terjadi lagi kekurangan pupuk bersubsidi ataupun kelankaan pupuk bersupsidi di kota maupun di kabupaten bima. (Darwis)

Komentar

News Feed