oleh

Mahasiswa KKN Angkatan XXXI STKIP Bima Menggelar Rapat Kerja Dengan M Camat,Lurah ,Dosen Pembimbing Serta Unsur Masyarakat

-Berita NTB-210 views

Berita Kota Bima (NTB) —– Kamis, 06/02/2020 Seminar program kerja Mahasiswa KKN angkatan XXXI STKIP BIMA menghadirkan Camat Rasanae Barat, Lurah Sarae, Dosen Pembimbing serta unsur Masyarakat dilingkup Kelurahan.

Kegiatan yang dihelat mahasiswa semester akhir ini bertujuan menyampaikan rencana kerja selama pelaksanaan KKN di Kelurahan Sarae, antara lain keterlibatan dalam proses pelayanan masyarakat di TK kelurahan, melaksanakan kerja bakti, mengadakan event olahraga seperti vollyball, dan sederet kegiatan lainnya.

Dosen pembimbing, Zainuddin, MM menyebutkan kehadiran mahasiswa ditengah-tengah masyarakat adalah salah satu tri darma perguruan tinggi bentuk pengabdian masyarakat, “jika selama ini hanya bergelut dengan dunia kampus, sekarng waktunya untuk menerapkan ilmu yang didapat untuk masyarakat, tahun lalu KKN di sarae dinilai cukup sukses, semoga tahun ini bisa lebih baik lagi”, ucap dosen yang juga berdomisili di sarae ini.

Lurah Sarae,Budiman,S.Pd mengharapkan mahasiswa KKN dapat memanfaatkan waktu selama berada di masyarakat dengan baik, apalagi Sarae ini masyarakatnya dikenal santun dan bersahaja, “tipology masyarakat sarae ini adalah santun dan ramah, jadi bangun komunikasi dengan masyarakat, tinggalkan kenangan yang baik, jangan hanya menghabiskan waktu di Posko saja”, imbuhnya.

“Saya berharap ada sinergitas yang baik terutama dengan RT/RW, tampilkan bahwa kalian agent of change, beri warna ditengah-tengah masyarakat”, tambah beliau.

Sementara itu, Camat Rasanae Barat, Hj. Suharni, SE berterima kasih kepada mahasiwa dan Lurah Sarae, “saya berterima kasih hanya di Sarae seminar KKN nya mengundang camat, lima kelurahan lainnya hanya sebatas di Kelurahan saja, ini moment silaturahim yang sangat bagus, hadir RT/RW, kita bisa bertukar informasi disini, terima kasih pak Lurah sudah difasilitasi, ucap beliau sambil tersenyum”.

Beliau juga berpesan kepada masyarakat yang hadir untuk terlibat aktif mengontrol penggunaan dana kelurahan mulai tahap perencanaan, di muskel sampai pelaksanaannya, ” 2020 dana kelurahan kita 1 M per Kelurahan, ake piti ita doho kaso samenan weki, mari kita awasi, peruntukkannya harus jelas dan logis, disana ada pembangunan fisik, pemberdayaannya termasuk MTQ, gaji RT/RW, insentif kader posyandu, gaji guru ngaji, marbot masjid/mushalla,” tutup beliau. (Him)

Komentar

News Feed