oleh

Tragedi Kebakaran Menghanguskan Rumah, Solidaritas Warga Hadapi Kebakaran Hebat

Baraknews OKUS, Muaradua Kisam – Bencana kebakaran yang melanda rumah warga di Desa Simpang Lubuk Dalam, Muaradua Kisam, Kabupaten OKU Selatan, benar-benar menjadi momen yang menyedihkan bagi seluruh warga setempat.

Rumah milik Asmara Warni, seorang kepala keluarga yang tinggal bersama keempat anaknya yakni, Rindi Akisma Jaya, Maironica, Fajar Saputra, dan Rafael Arko Suntara, menjadi korban kebakaran dahsyat tersebut.

Senin malam, yang harusnya tenang malah berubah menjadi mimpi buruk ketika api berkobar hebat dan tak terkendali, sehingga menghanguskan rumah korban, serta kerugian yang cukup besar.

Sayangnya, pada saat kejadian kebakaran, pemilik rumah Asmara tidak berada di tempat, sehingga keadaan rumah sedang kosong.

Heri Pramono, seorang petugas dari Pusdalops BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, memberikan keterangan, bahwa kejadian kebakaran pada Senin, 4 Desember 2023, sekitar pukul 18:05 WIB ini, memakan kerugian yang sangat besar, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Meski begitu, keberuntungan masih berpihak pada warga setempat. “Karena dalam insiden ini tidak terdapat korban jiwa,” jelasnya.

Namun, kerugian yang mereka derita sangat besar. Tim BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Dinas Sosial, dan DAMKAR langsung bergerak cepat ke lokasi kebakaran untuk memberikan koordinasi dan penanganan darurat yang diperlukan.

Banyak warga dari desa tetangga, juga turut berbaur memberikan bantuan dalam upaya pemadaman api. Namun sayangnya, kebakaran yang semakin membesar dan cepat menjadi tidak terkendali lagi.

Meski para tetangga, berusaha dengan sekuat tenaga memadamkannya, tetapi kebakaran justru semakin membesar dan menyebar.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, untuk melakukan pertolongan darurat terhadap rumah yang terdampak kebakaran.

Kebakaran, berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Namun, kondisi pada saat ini, isi seluruh rumah korban telah terbakar habis menjadi puing-puing hitam.

Meski tidak ada korban jiwa, warga setempat sangat terpukul dan shock atas kerugian materi yang mereka alami.

Kepala Desa setempat, memberikan instruksi kepada warganya untuk selalu mematuhi aturan keselamatan dalam kehidupan sehari-hari dan selalu bersiap untuk menghadapi berbagai musibah di masa mendatang.

“BPBD, sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut, adalah akibat dari konsleting listrik. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” tungkasnya.

Reporter : (Hendri) No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten