Lesehan di Warung Batagor, Camat Ruhandi Awali Kepemimpinan dengan Pendekatan Humanis

Kuliner9 Dilihat

Pangandaran— Camat Parigi yang baru dilantik, Ruhandi, memilih langkah awal kepemimpinannya dengan cara sederhana namun sarat makna. Alih-alih menggelar pertemuan formal, ia justru duduk lesehan di sebuah warung batagor di Dusun Parigi, Kampung Jati, Kecamatan Parigi, Rabu (21/01/2026), bersama perangkat Desa Parigi dan tokoh masyarakat.

Tanpa meja rapat, tanpa sekat jabatan, Ruhandi membaur layaknya keluarga. Sambil menikmati hidangan sederhana, obrolan ringan mengalir penuh keakraban. Canda dan tawa mencairkan suasana, menegaskan bahwa kepemimpinan tak selalu harus dimulai dari balik meja kantor.

Ruhandi menegaskan, momen kebersamaan seperti ini sengaja ia bangun sebagai pondasi awal dalam membentuk komunikasi yang sehat dan terbuka.

> “Saya ingin memulai dengan kebersamaan. Kalau sudah terbangun rasa percaya, koordinasi dan kerja untuk masyarakat akan jauh lebih mudah,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan emosional yang kuat antara pimpinan, perangkat, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pelayanan publik. Dengan pendekatan santai namun bermakna, Ruhandi berharap tidak ada jarak antara pemerintah kecamatan dan warga.

Makan lesehan di warung batagor tersebut bukan sekadar santap siang bersama, melainkan simbol gaya kepemimpinan yang humanis, membumi, dan dekat dengan rakyat. Sebuah pesan bahwa Camat Parigi ingin hadir sebagai bagian dari masyarakat, bukan hanya sebagai pejabat.

Momen hangat itu pun menjadi penanda awal kepemimpinan Ruhandi di Parigi, yang diharapkan mampu membawa semangat kolaborasi, keterbukaan, dan pelayanan publik yang lebih maksimal.

( Upi ) 4.33/5 (3)

Nilai Kualitas Konten