Pangandaran — Ajang Bupati Cup 2026 Seni Ketangkasan Domba Garut Kabupaten Pangandaran sukses menyedot perhatian masyarakat. Kegiatan yang digelar di lapangan terbuka ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga momentum pelestarian budaya Sunda yang sarat nilai tradisi.
Dua ekor domba Garut tampak saling berhadapan di arena, mempertontonkan ketangkasan, kekuatan, dan teknik khas yang menjadi ciri utama seni adu domba Garut. Sorak sorai penonton mengiringi setiap gerakan, menciptakan suasana meriah dan penuh antusiasme.
Di sekitar arena, para juri, panitia, dan tokoh masyarakat mengamati jalannya pertandingan dengan serius. Di bawah payung warna-warni, para penonton dari berbagai daerah turut memadati lokasi, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap kesenian tradisional ini.

Ketua panitia pelaksana ,Asep gordon .menyampaikan bahwa Bupati Cup 2026 menjadi wadah pembinaan bagi para peternak domba Garut sekaligus sarana memperkenalkan Pangandaran sebagai daerah yang tidak hanya kaya wisata alam, tetapi juga kuat dalam menjaga warisan budaya.
> “Seni ketangkasan domba Garut bukan sekadar pertandingan, tetapi bagian dari identitas budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya. pada Minggu (18/01/2026)
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. Pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga peternak lokal merasakan langsung peningkatan aktivitas ekonomi selama acara berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap, Bupati Cup Seni Ketangkasan Domba Garut dapat menjadi agenda tahunan berskala besar yang mampu menarik wisatawan regional hingga nasional.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, seni ketangkasan domba Garut diyakini akan terus hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan budaya Kabupaten Pangandaran.
( Upi )






