oleh

Pesta Rakyat Hari Pahlawan 2016 di Keputih Timur Pompa Air

Surabaya  – Menyambut Hari Pahlawan 2016 kali ini empat Komunitas di Kota Surabaya bersinergi untuk mengadakan Pesta Rakyat di Kawasan Keputih Timur Pompa Air, Minggu (13/11) pagi hingga sore. Lautan manusia tampak mulai dari warga setempat, tamu-tamu undangan juga dari mahasiswa yang tergabung dalam IMM, anggota komunitas Amira Bilqis, aktivis pers yang tergabung dalam Jurnalis Independen Indonesia (JII),  pegiat Urban Care Community (UCC), hingga pejabat dari Dinas Sosial Surabaya dan legislator.

Pesta Rakyat berlangsung sangat meriah dan disambut dengan penuh kegembiraan oleh semua warga masyarakat Keputih Timur Pompa Air. Mereka yang selama ini termarjinalkan, kemarin mendapat perhatian dari empat komunitas di Kota Surabaya ini, Amira Bilqis, JII, UCC dan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamma diyah) Surabaya.

Muchammad Syafrizal Izaqi selaku Ketua Panitia Pesta Rakyat Hari Pahlawan 2016 yang juga Kepala Bidang Hikmah IMM cabang surabaya ini mengatakan kegiatan Pesta Rakyat ini merupakan rangkaian dari keterlibatan para aktivis IMM dalam melakukan pendampingan dan advokasi terhadap warga Keputih Timur Pompa Air yang selama ini termarjinalkan. “Pilihan lokasi Pesta Rakyat di kampung ini karena pertimbangan warga di sini sungguh butuh perhatian dan pelayanan pemerintah Kota Surabaya.”

Bahrul Amiq, Ketua IMM Cabang Surabaya, Mahasiswa FT Unesa ini menerangkan, warga Keputih Timur Pompa Air membutuhkan layanan air bersih dari PDAM Surabaya. “Beberapa waktu lalu, kami melakukan pendampingan warga saat memperjuangkan hak-hak mereka memperoleh layanan air bersih,”katanya.

Jpeg

Bahrul menambahkan organisasinya juga menyiapkan satu proses pembelajaran melalui lembaga bimbingan belajar (LBB) yang dijalankan para aktivis mahasiswa. “LBB di sini bukan hanya untuk anak-anak sekolah, melainkan juga untuk warga masyarakat dewasa sehingga mereka bisa lebih berdaya lagi.”

Pesta Rakyat Hari Pahlawan 2016 ini juga tampak hadir legislator dari Partai Nasdem, Vincencius Awey. Pada sambutannya, Awey berjanji memfasilitasi perjuangan warga Keputih Timur Pompa Air untuk mendapatkan hak-hak mereka.  Ada tiga hal yang disoroti Awey yaitu pemenuhan air bersih yang belum dilayani PDAM, masalah KTP/KK yang belum dilayani aparat Kelurahan Keputih dan jalan yang sudah saatnya untuk dipaving. “Jalan di kawasan ini sudah saatnya dipaving. Masak, di pusat kota sebesar Surabaya masih ada jalan macadam,” kata Awey.

Panitia acara Pesta Rakyat  juga mengundang Walikota Surabaya, Tri Rismaharini untuk hadir dan membuka acara Pesta Rakyat ini. “Bu Risma mengutus Kepala Dinas Sosial, Pak Supomo, untuk hadir karena Bu Risma berhalangan,” ujar Izaqi.

Supomo dalam sambutannya menjelaskan Pemkot tetap memberikan perhatian dan pelayanan kepada warga Keputih Timur Pompa Air, khususnya dalam penyediaan ambulans gratis untuk melayani warga yang sedang terkena musibah. Selain itu, Dinsos juga menyediakan anggaran untuk bedah rumah warga yang membutuhkan, dengan anggaran sekitar Rp 25 juta per unit. “Khusus untuk anak-anak warga yang berprestasi dalam pendidikan, Pemerintah Kota juga menyediakan beasiswa untuk biaya pendidikan bagi keluarga yang kurang mampu.”

Warga banyak yang menyayangkan Kadinsos yang tidak menyinggung kebutuhan air bersih warga setempat.

Hendrik sebagai juru bicara paguyuban mengatakan, “Jika mau bedah rumah, silakan semua rumah difasilitasi. Kalau hanya satu dua, warga pilih tidak, karena khawatir menimbulkan rasa iri sesama warga. Hal yang lebih urgen bagi warga adalah layanan air PDAM.

Warga, aktivis mahasiswa dan teman-teman JII menyayangkan Kadinsos tidak memberikan perhatian khusus ihwal pelayanan air bersih PDAM dalam sambutannya yang mewakili Bu Risma itu.

Zaki mengatakan, “Padahal, sebelum beliau memberikan sambutan, kami sudah sampaikan list kebutuhan warga marjinal di keputih Timur Pompa Air ini, terutama kebutuhan air bersih yang sampai sekarang, warga masih harus membeli dengan menggunakan gerobak dan jirigen.”

Wawan JII menambahkan, “Semoga Bu Risma lebih memperhatikan warga Keputih Timur Pompa Air ini karena wilayah ini juga bagian dari Kota Surabaya dan air adalah kebutuhan yang sangat vital.” (Ais)

Komentar

News Feed