oleh

Dekati Ulama, Pangdam V/Brawijaya Silaturahmi Bersama Ulama Pondok Gontor

KABUPATEN PONOROGO – Menjalin silaturahmi dengan ulama terus dilakukan oleh Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.A.D selaku Pangdam V/Brawijaya. Terbukti Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Selasa (14/7/2017).

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Pimpinan PMDG, diantaranya KH Abdullah Hasan Sahal, KH Syamsul Hadi Abdan, Ketua Lembaga PMDG KH Ismail Budi Prasetya, Ketua yayasan PMDG KH Imam Sobari, Anggota Badan Wakaf PMDG KH Akrim Mariat, Rektor Universitas Darussalam Gontor Prof. DR. Fatulloh Amar Zarkasyi. MA beserta ustadz senior PMDG.

KET FOTO : Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. (Foto : Muh Nurcholis)

Selain silaturahmi , Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.A.D juga sempat memberikan cinderamata kepada Pimpinan PMDG berupa Plakat Kodam V/Brawijaya dan Sarung. Sementara itu Pimpinan PMDG yang diwakili oleh KH Abdullah Hasan Sahal juga menyerahkan cinderamata ke Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.A.D  berupa Plakat Gontor dan Buku buku bacaan.

Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan juga melaksanakan sholat Dzuhur bersama Pimpinan dan santri Pondok Modern Darussalam Gontor serta memberikan arahan kepada para santri. “Tak lupa kami haturkan Minal aidin wal Faidzin kepada seluruh santri dan selamat kepada para santri yang telah beruntung bisa menimba ilmu di Pondok Modern Darussalam Gontor yang terkenal kedisiplinanya ini,” kata¬†Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.A.

Seperti diketahui, kunjungan ke Gontor tersebut merupakan yang kedua kalinya, kunjungan yang pertama saat mendampingi Kasum TNI dalam acara buka bersama pimpinan PMDG. Sedangkan untuk kunjungan yg kedua kalinya ini ke Gontor dalam rangka silaturahmi dengan pimpinan serta para santri PMDG.

“Di tengah berbagai perkembangan zaman saat ini, yang mana perkembangan dunia tersebut salah satunya ditopang oleh kemajuan dibidang teknologi dan elektronik atau Handphone patut kita bangga, namun disisi lain dengan kemajuan teknologi tersebut ada sisi negatif yang harus diwaspadai oleh semua para santri maupun keluarga karena jika tidak mampu mengendalikan diri teknologi tersebut akan membawa malapetaka. Dan ternyata di Pondok Gontor ini ada larangan bagi siswa atau santri untuk membawa ataupun menggunakan Handphone selama belajar di Gontor,” terangnya bangga.

Pihaknya juga berpesan dan mengajak kepada para santri PMDG supaya tetap disiplin dalam semua hal seperti jiwa TNI. “Jika bagi siswa atau santri ada yang berminat masuk menjadi Anggota TNI dipersilahkan tentunya bagi yang sudah tamat serta memenuhi persyaratan,” tegasnya.

Oleh karena itu bagi santri yang berminat dia berpesan supaya menyiapkan fisik, mental, disiplin, dan pendidikan umumnya supaya mampu lolos seleksi menjadi anggota TNI untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara Indonesia. Kunjungan diakhiri dengan ramah tamah serta foto bersama. (Muh Nurcholis)

Komentar

News Feed