oleh

MTQ Tingkat Kecamatan Asakota ke XI,Kita Wujudkan Generasi Qur’an Yang Tangguh & Bebas Narkoba.

Kota Bima, Baraknews –  Selasa (8/5/2017).Pukul 19.30. Wita, MTQ Tingkat Kecamatan Asakota tepatnya di Halaman Kapolsek yang Lama RT 014/RW 06.Kelurahan Melayu.Kecamatan Asakota.Kota Bima, MTQ tingkat kecamatan Asakota itu dibuka Oleh Bapak Wakil Walikota Kota Bima.H A.Rahman H Abidin SE. Diacara  MTQ ini di hadiri Wakil Walikota Bima yang di dampingi oleh Istrinya, Asisten II,Kepala Kementerian Agama kota Bima, Ketua MUI, Camat Asakota, Sekcam Asakota,Danramil Kota Bima, Kapolsek  Asakota,beserta di hadiri Lurah lurah se kecamatan Asakota dan juga masyarakat yang ikut memeriahkan MTQ lebih kurang 800 orang.

Ketua Panitia MTQ Kecamatan Asaakota Drs.H.M.Saleh  Mengatakan MTQ sebagai Sarana yang efektif untuk mengamalkan Al, Qur’an dalam kehidupan sehari-hari juga menjunjung tinggi program membumikan Al,qur’an, Maghrib mengaji dan Bima berzakat.

Sementara cabang yang di lombakan meliputi, Tartil Al, qur’an, Tilawatil Qur’an Yang terdiri atas tiga golongan serta tahfiz jumlah peserta sebanyak 96 orang, ditambah peserta lomba kasidah rebana empat grup. Biaya MTQ yang bersumber dari APBD kota Bima lewat DPA Kantor Kecamatan Asakota Tahun 2017,juga berasal dari dana Swadaya Masyarakat,”ucapnya

Wakil Walikota Kota Bima.H A.Rahman H Abidin SE.saat mebuka MTQ

Sebelum menyampaikan arahan Wawali menyerah bantuan Dana Stimulan diserahkan pada dua mesjid yaitu mesjid Salahudin dan mesjid Baburrahin kelurahan Melayu. Wakil Walikota Bima H A Rahman H Abidin SE  menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan MTQ Kecamatan Asakota penghargaan juga disampaikan pada masyarakat dalam memeriahkan kegiatan ini.

Gotong royong dan kebersamaan yang sangat tinggi ini perlu di jaga sebagai dasar untuk membangun daerah.Apalagi untuk menata kembali daerah kita pasca banjir bandang.Setiap bencana ada hikmahnya Salah satunya ada perhatian dari pemerintah pusat untuk normalisasi sungai sori melayu dan sori padolo melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara,”ujarnya.

Wawali juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kontrol sosial, khususnya dalam penyalahgunaan dan peredaran Narkoba dan miras di akhir penyampainya. (Darwis)

Komentar

News Feed