oleh

Program e-warung BPNT Di Gunungsitoli Dilaksanakan,SekjenDPC LSM PERKARA Apresiasi

BERITA GUNUNGSITOLI (SUMUT) .—- Masyarakat kota Gunungsitoli sekarang mengunakan ATM e-warung, batuan pangan non tunai atau disingkat BPNT Dan tidak menerima beras rastra lagi seperti biasanya, Sekjend DPC LSM PERKARA Gunungsitoli Apresiasi program pemerintah. juma’at 05/04/2019.

Hal disampaikan Muhamad Ikbal kepala bulog yang ada dikota Gunungsitoli saat disambangi awak Media dikantornya dijalan Yosudarso yang  menuju Pelabuhan kapal Gunungsitoli tepatnya didepan rumah pribadi orang nomor 1 dinias Utara Itu,

Menjelaskan, “sekarang yang menerima beras rastra tinggal 4 Kabupaten lagi yang ada di Pulau nias,  sedangkan kota gunungsitoli tidak menerima lagi beras rastra dari bulog melaikan melaksanakan program e-warung BPNT,  kata kansilog

Lanjutnya, “hal ini  mulai sejak bulan november 2018 kota gunungsitoli sudah tidak menerima lagi rastra, dan kita merencanakan bulan mei ini kabupaten lainya akan melaksanakan hal sama. kata Ikbal sambil mengakhiri konfirmasinya.

Kemudian diwaktu yang berbeda asieli Zega kepala dinas sosial Kota Gunungsitoli membenarkan bahwa beras rastra dari bulog tak diterima lagi masyarakat kota Gunungsitoli,  

Katanya, ” apa yang disampai pak kansilog itu benar bahwa masyarakat tidak  menerima lagi beras rastra melainkan sekarang mengunakan e-warung BPNT,  dimana masyarakat diberikan kartu ATM dari BRI untuk berbelanja membeli beras, baik itu beras premiun , beras medium, atau beras kwalitas rendah artinya diberikan kebebasan kepada masyarakat untuk memilih sendiri apa beras yang diinginkan, dan jumlah nominal uang dalam ATM masyarakat sebesar 110.000 rupiah,”jelasnya Kadis Sosial kota Gunungsitoli.

Selanjutnya, Sekjen DPC LSM PERKARA Gunungsitoli sampaikan, ” saya pikir program pemerintah ini sangat baik,  sehingga masyarakat bisa menentukan beras tipe apa yang di pergunakan, “pungkasnya Sekjen.(af.lase)

Komentar

News Feed