Blitar – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Gandusari mengakibatkan sebuah talut jalan di Dusun Semen longsor. Material longsoran tersebut dilaporkan menimpa halaman rumah milik Bapak Fajar Seksianto (27), seorang karyawan swasta yang tinggal di RT. 01 RW. 03, Desa Semen. Beruntung, meski material tanah sempat menutup sebagian halaman, tidak ada kerugian material bangunan maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Selasa (3/2/2026).
Merespons kejadian ini, Babinsa Desa Semen Koramil 0808/15 Gandusari Serda Awang, segera turun ke lokasi untuk memimpin aksi gotong royong bersama warga setempat. Dengan peralatan seadanya, personel TNI dan masyarakat bahu-membahu membersihkan material tanah guna memastikan akses jalan tetap aman dan beban longsoran tidak semakin menekan struktur bangunan di sekitarnya. Sinergi ini dilakukan sebagai langkah tanggap darurat untuk memulihkan kondisi lingkungan terdampak.
Pihak aparat kewilayahan pun langsung melakukan langkah koordinasi cepat. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, BPBD, dan Perangkat Desa Semen berkumpul di lokasi untuk melaksanakan pengumpulan data (puldata) serta memberikan penanganan sementara. Langkah ini diambil guna memastikan mitigasi bencana berjalan efektif dan terintegrasi antar instansi terkait di Kabupaten Blitar.
Selain penanganan fisik di lapangan, koordinasi intensif juga dilakukan untuk merencanakan pencegahan bencana lanjutan. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, tim gabungan fokus memetakan titik-titik rawan di sekitar lokasi untuk menghindari longsor susulan yang lebih besar. Penanganan sementara ini diprioritaskan pada penguatan area yang labil guna memberikan rasa aman bagi warga sekitar.
Sebagai langkah antisipasi keselamatan, petugas memberikan imbauan tegas kepada pemilik rumah dan warga yang tinggal di zona rawan. Bapak Fajar Seksianto beserta keluarga diminta untuk sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat atau tempat yang lebih aman jika hujan kembali turun dengan lebat. Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan jiwa hingga kondisi tanah dinyatakan stabil oleh pihak berwenang (Dim0808).







