PANGANDARAN — Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyediakan layanan shuttle wisata gratis guna meningkatkan pelayanan sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan destinasi unggulan.
Koordinator shuttle wisata, Andi, mengatakan layanan tersebut tidak dipungut biaya dan diperuntukkan bagi wisatawan yang ingin menuju hotel maupun objek wisata dari titik parkir yang telah disediakan.
“Layanan ini sepenuhnya gratis tanpa pungutan dalam bentuk apa pun,” kata Andi, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, seluruh kendaraan wisatawan, baik bus maupun mobil pribadi, diarahkan ke kantong parkir di luar area padat. Selanjutnya, wisatawan akan diantar menggunakan shuttle menuju lokasi tujuan.
Menurut Andi, skema ini diterapkan untuk membatasi kendaraan masuk ke pusat keramaian, sehingga dapat menekan potensi kemacetan.
Layanan shuttle beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. Namun demikian, operasional di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi jalan yang sempit dan tingginya aktivitas pejalan kaki.
Salah seorang pengemudi shuttle, Heryana, menyebut mayoritas wisatawan merespons positif program tersebut. Meski begitu, kepadatan kerap terjadi pada jam-jam tertentu, terutama sekitar waktu siang hari.
“Banyak yang mendukung karena membantu mengurangi kemacetan, meski saat jam sibuk kondisi tetap padat,” ujarnya.
Pemerintah daerah menyatakan layanan shuttle wisata masih dalam tahap uji coba dan diharapkan mendapat dukungan dari masyarakat serta wisatawan guna menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan nyaman.
-( upi )







