IJTI Ciamis Raya Gelar Talk Show Resolusi Awala Tahun 2026 Dengan Tema ,Membangun Optimis Daerah Melalui Jurnalisme Positif

Berita Daerah30 Dilihat

Ciamis – Diawal tahun 2026, wacana tentang peran media menjadi sorotan bagi kalangan pemerintah kabupaten Ciamis,untuk itu IJTI Ciamis Raya mengelar talks show Resolusi Awal Tahun 2026”,membangun optimis daerah pada jurnalisme posituf kami 08/01/26 di salah satu caffe& resto

Acara talk show di hadiri Sekda Ciamis,para perwakilan opd dan praktisi hukumserta para jurnalis di kabupaten Ciamis

Praktisi Hukum Hendra sukarman mengatakan,” Jurnalisme Positif Bukan Anti-Kritik bahwa jurnalisme positif kerap disalahpahami sebagai pemberitaan yang menutup-nutupi masalah.jurnalisme positif justru menuntut keberimbangan yang lebih tinggi

Maka Penting bagi media untuk tetap kritis, tetapi tidak kehilangan orientasi pada solusi,b erita yang baik itu bukan yang menenangkan semu, melainkan yang jujur, berimbang, dan memberi jalan keluar,” sikap kritis tanpa arah dapat memicu pesimisme publik, sementara pemberitaan yang terlalu lunak berpotensi mengaburkan realitas,maka media dituntut mampu menempatkan kritik sebagai bagian dari upaya perbaikan,”paparnya

Kepala Dinas Kominfo Ciamis Enda menjelaskan,” Peran Media dalam Pembangunan Daerah peran strategis media dalam pembangunan daerah,perlunya kerja sama antara pemerintah daerah dan media bukan bentuk intervensi, melainkan kemitraan untuk memastikan informasi pembangunan tersampaikan secara utuh kepada publik.

,”Transparansi informasi akan sulit terwujud tanpa dukungan media yang profesional dan bertanggung jawab. Media berfungsi sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat, sekaligus sebagai pengawas publik,”ungkapnya

Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman,mengatakan,” memberikan penekanan kuat pada aspek etika dan kebijaksanaan dalam jurnalisme positif. , makna jurnalisme positif sangat bergantung pada cara pandang insan pers itu sendiri.

Maka tergantung kita mempersepsikan jurnalis positif itu,”Yang pasti dalam jurnalis positif itu kita berpikir kritis tetapi tidak melupakan sifat etis kita.”katanya

Sekda Ciamis Dr.Andang Firman

Menurut Andang,” bahwa keterbukaan informasi harus dibarengi dengan kebijaksanaan. “Kita menyampaikan informasi terbuka harus bijaksana. Jurnalis ini sebagai corong yang dapat menginformasikan apa yang terjadi di masyarakat atau yang dilaksanakan oleh pemerintah,

Maka media tidak takut menyampaikan fakta apa adanya, namun tetap mengedepankan nilai edukatif dan konstruktif. “Informasi yang tersampaikan itu harus edukatif, konstruktif, dan mengajak kebaikan,
Pilar Bangsa di Tengah Derasnya Arus Informasi,”jelasnya

Oleh karena itu dalam konteks derasnya arus informasi saat ini, jurnalisme memiliki peran sebagai salah satu pilar kekuatan bangsa, bahaya informasi yang bias dan provokatif jika tidak disaring dengan nalar kritis dan semangat kolaboratif.

“Jangan mudah menyampaikan informasi provokatif, Informasi harus mengedukasi, bukan menimbulkan kebencian,” maka sepahit apa pun informasi, tujuannya harus menunjukkan sebuah kebaikan, bukan memicu perpecahan.”harapnya No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten