Peringati Hardiknas, Bupati Soroti Isu Kekerasan Terhadap Anak dan Bullying

Berita Daerah4 Dilihat

Ciamis – Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya masih menyoroti *Upacara Hardiknas di Ciamis, Bupati Herdiat Tegaskan Perlindungan Anak Jadi Tanggung Jawab Bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait Hari Otonomi Daerah ke-30 serta amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026.

Namun di luar amanat resmi tersebut, Bupati Herdiat secara khusus menyoroti kondisi kekerasan dan pelecehan seksual serta bullying terhadap anak-anak di Kabupaten Ciamis yang menurutnya masih cukup tinggi dan sangat memprihatinkan.

Ia menyampaikan bahwa berbagai kasus tersebut saat ini terjadi di sejumlah sekolah, baik negeri maupun swasta. Karena itu, ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak tidak bisa hanya dibebankan kepada guru atau tenaga pendidik semata.

“Saya berharap bukan hanya tugas dan perhatian bapak ibu unsur pendidik atau guru saja, tetapi ini adalah tanggung jawab kita semua, seluruh masyarakat Ciamis, para sesepuh, tokoh masyarakat, tokoh agama mempunyai tanggung jawab yang sama di dalam hal ini,” tegas Herdiat.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus turut berperan aktif dalam menjaga anak-anak agar terhindar dari kekerasan fisik, pelecehan seksual, maupun tindakan bullying yang dapat berdampak buruk bagi masa depan mereka.

“Jaga anak-anak kita, hindari kekerasan dan pelecehan seksual serta bullying yang kondisinya sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Selain itu, Herdiat juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara anak dengan orang tua maupun guru. Ia berharap para orang tua dan tenaga pendidik mampu menciptakan ruang aman bagi anak-anak untuk bercerita dan menyampaikan apa yang mereka alami.

“Saya berpesan bapak ibu harus benar-benar mampu menjaga dan mengajak anak-anak kita untuk selalu berkomunikasi, sehingga anak-anak bisa selalu curhat atau sharing baik pada orang tua maupun gurunya dari apa yang dialami dan dilakukan, sehingga hal negatif tersebut betul-betul teratasi dan anak-anak kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya.

(Lili Romli) No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten